Ada 12 perusahaan otobus (PO) yang akan melayani warga di tiga kecamatan tersebut. Peresmiannya oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rober Cristanto.
Bupati mengaku berterima kasih kepada PO yang telah memberikan pelayanan khusus bagi warganya. Pasalnya selama ini, warga tiga kecamatan yang ingin bepergian ke Jakarta ataupun wilayah lainnya harus menuju ke Terminal Wonogiri.
”Trayek ini kami rintis bersama komunitas Paguyuban Perantau Warga Karanganyar (Pageranyar) dan komunitas lainnya di Jabodetabek. Kami yakin dan optimistis dua trayek ini akan lancar. Di samping memudahkan juga akan mendekatkan dengan kesejahteraan masyarakat 4J (Jumapolo, Jumantono, Jatiyoso, dan Jatipuro,” kata bupati.
Bupati menambahkan, pihaknya akan menyediakan lahan untuk pembuatan agen bus. Sehingga memudahkan pihak PO dalam mendapatkan penumpang.
”Jadi akan kami siapkan agen-agen bus di sini (terminal jatipuro,Red). Kami tidak akan mengubah status terminalnya. Jadi bus itu nanti akan kesini untuk mengambil penumpang. Warga tidak usah jauh-jauh ke Wonogiri atau ke terminal, cukup nanti di agen, mereka sudah bisa berangkat ke Jakarta,” kata bupati.
Ketua Pageranyar Sukirdi mengaku setiap tahunya rata-rata terdapat 25.000 warga tiga kecamatan tersebut yang merantau ke Jabodetabek maupun kota-kota besar seperti Bandung dan lainnya.
”Sudah ada 12 PO yang masuk membuka trayek tersebut. Nanti tidak akan lewat Wonogiri, tapi langsung lewat Karanganyar dan masuk ke tol di Kebakkramat,” kata Sukirdi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar Sri Suboko mengaku pihaknya masih melakukan pengajuan ke Kementerian Perhubungan agar sejumlah PO Bus bisa berhenti mengambil penumpang di wilayah 4J.
”Sembari menunggu izin itu makanya ini dari pak bupati membuatkan agen terlebih dahulu,” jelasnya. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram