Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Kabupaten Karanganyar kini mendata jumlah pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan tersebut.
”Beliau pak Bupati sudah memerintahkan untuk mempersiapkan kembali pembukaan Pasar Sabtu dan Pasar Minggu. Sambil melihat situasi penyebaran Covid-19, kami akan menata lokasinya dulu agar sesuai protokol kesehatan,” kata Kepala Disdagnakerkop dan UKM Kabupaten Karanganyar Martadi, Selasa (8/2).
Dia menambahkan, pedagang luar daerah juga dibolehkan berjualan kembali. Sebelumnya, pedagang lokal sudah lebih dulu menggelar dagangannya. Meskipun belum ada izin resmi dari pemerintah. Hal itu dia maklumi selama pedagang menerapkan protokol kesehatan pencegah Covid-19.
”Registrasi untuk pedagang yang akan berjualan di plasa alun-alun khusus untuk pasar Sabtu-Minggu sudah kami lakukan sebelumnya. Letaknya juga sudah ditata sedemikian rupa agar tidak berebut lokasi untuk berdagang,” imbuh Martadi.
Martadi menambahkan, hampir 71 persen pedagang Pasar Sabtu dan Pasar Minggu adalah warga Karanganyar. Sisanya pedagang dari luar Karanganyar mulai dari Solo, Sukoharjo, Sragen, hingga Boyolali. Sedangkan untuk pedagang Psaar Minggu, hampir 86 persennya adalah warga Karanganyar.
Koordinator pedagang Pasar Minggu Mariono mengaku setelah adanya pandemi Covid-19, semua aktivitas pedagang Sabtu diberhentikan dan dibatasi. Mereka hanya boleh berjualan pada Minggu. Dengan rencana tersebut, dia mendukung langkah pemerintah membuka kembali Pasar Sabtu dan Pasar Minggu.
”Ya kalau memang mau dibuka ya tidak apa-apa, kami juga sesuai dengan aturan. Baik pedagang maupun pengunjung kami imbau tetap bisa menjaga jarak dan melaksanakan protokol kesehatan,” ucap Mariono. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram