Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Diduga Alami Hipotermia, Satu Pendaki Gunung Lawu Tewas

Damianus Bram • Selasa, 1 Maret 2022 | 02:56 WIB
NAHAS: Tim SAR gabungan evakuasi pendaki yang tewas di Lawu. (ISTIMEWA)
NAHAS: Tim SAR gabungan evakuasi pendaki yang tewas di Lawu. (ISTIMEWA)
KARANGANYAR – Diduga terserang hipotermia, pendaki Gunung Lawu asal Tangerang yakni Yusuf, 40, meninggal dunia Senin (28/2) pagi. Jasadnya berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.

Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Surakarta Arif Sugiyarto mengungkapkan, Yusuf merupakan salah satu santri atau rombongan dari pondok pesantren di wilayah Salatiga. Awalnya naik ke puncak Lawu sejak Sabtu (26/2) pagi dari jalur pendakian Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Setibanya di pos tiga sekitar pukul 21.00, korban sempat mengaku kelelahan. Akhirnya setelah sesampainya di pos empat jalur, beristirahat dengan temannya.

Karena saat itu cuaca di jalur pendakian Gunung Lawu hujan badai, korban semakin nge-drop dan lemas. Teman-temannya memilih merawat korban. Kemudian melaporkan kejadian itu ke relawan maupun penjaga pos pendakian.

”Korban saat itu naik bersama rombongannya yang berjumlah kurang lebih 115 orang. Beberapa teman melanjutkan perjalanan untuk bisa menuju ke puncak, sedangkan yang lain menjaga korban untuk selanjutnya melaporkan ke pos jalur pendakian Cemoro Kandang,” kata Arif, Senin (28/2).

Arif menambahkan, sebetulnya rombongan yang diketahui berniat ziarah ke puncak Lawu sudah membawa tim medis sendiri untuk mendampingi atau mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan.

”Ada tim medisnya, tapi kami tidak tahu seperti apa. Kemudian ada informasi korban juga tidak membawa obat-obatan yang sering di konsumsinya,” terangnya.

Sekitar pukul 02.30 Senin (28/2) dini hari, jajaran basarnas dan sejumlah relawan menerima laporan untuk melakukan evakuasi. Setelah menerjunkan beberapa personel, korban berhasil dievakuasi.

”Sebelumnya sudah mendapatkan perawatan. Akan tetapi karena kondisi kesehatan korban sudah drop, kemudian korban meninggal dunia. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.30 dan langsung dibawa ke Puskesmas Tawangmangu,” teranganya.

Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto mengaku, hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal lantaran hipotermia dan kelelahan saat melakukan pendakian.

”Korban sudah diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman,” singkat kapolsek. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Basarnas Surakarta #gunung lawu #Puskesmas Tawangmangu #Pendaki Gunung Lawu Tewas #hipotermia