Personel gabungan tersebut mulai dari polres, kodim, dinas perhubungan, dan relawan kebencanaan. Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo mengungkapkan, 635 personel gabungan tersebut nantinya akan ditempatkan ke sejumlah titik pos penjagaan dan pos pengamanan.
”Sebelum melakukan operasi, akan dilakukan gelar pasukan pada 27 Mei mendatang. Sedangkan untuk Operasi Ketupat Candi sendiri akan digelar selama 12 hari mulai 28 Mei,” kata kapolres usai rapat koordinasi dengan stakeholder di Polres Karanganyar, Senin (18/4),
Kapolres menambahkan, selain terus melakukan patroli selama 24 jam, polres bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mendirikan pos pengamanan, pos pelayanan serta satu pos terpadu. Hal itu untuk mengantisipasi kerawanan di saat perayaan Lebaran atau cuti bersama.
”Ada pos pengamanan di exit tol Ngasem, Klodran, Gondangrejo, dan Kebakkramat serta Tawangmangu. Kemudian untuk pos pelayanan akan didirikan di wilayah Karangpandan dan Cemoro Kandang. Sedangkan untuk plasa alun-alun kami pasang pos terpadu,” tegas kapolres.
Kabag Ops Polres Karanganyar Kompol Joko Waluyono menambahkan, untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Karanganyar, masyarakat diimbau tidak membunyikan petasan ataupun membuat kegaduhan.
”Ada usulan dari masyarakat agar masyarakat tidak membuat kegaduhan dengan menyembunyikan suara-suara petasan. Karena itu bisa membuat ketidaknyamanan masyarakat dalam merayakan Lebaran,” kata Joko. (rud/adi) Editor : Damianus Bram