Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pembangunan Kampus UIN Raden Mas Said di Karanganyar Tunggu Perubahan RDTR

Damianus Bram • Selasa, 5 Juli 2022 | 16:15 WIB
AGEN PERUBAHAN: Bupati Karanganyar Juliyatmono melepas mahasiswa KKN dari UIN Raden Mas Said Surakarta, kemarin. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
AGEN PERUBAHAN: Bupati Karanganyar Juliyatmono melepas mahasiswa KKN dari UIN Raden Mas Said Surakarta, kemarin. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
KARANGANYAR – Pembangunan terhadap kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said di Karanganyar masih menunggu perubahan status tanah. Lantaran pemerintah baru melakukan kajian untuk rencana detail tata ruang (RDTR) di kawasan yang bakal dibangun.

Lokasi yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Kelurahan Lalung seluas 10 hektare. Sampai saat ini masih berstatus sebagai kawasan pertanian atau kawasan hijau.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, luas lahan sebesar kurang lebih 10 hektare tersebut masih dikaji untuk nantinya dirubah.

”Dulukan sudah sempat kami rencanakan. Karena lahannya itu masih tergolong lahan yang produksi atau basah, nanti akan diubah terlebih dahulu. Untuk itu saat ini kami masih melakukan kajian terhadap status lahan tersebut, agar nantinya bisa menjadi lahan kering terlebih dahulu,” ucap bupati usai menerima kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 988 mahasiswa UIN Raden Mas Said di pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, kemarin (4/7).

Menurut Bupati, lahan seluas 10 hektare tersebut merupakan tanah aset milik Pemkab Karanganyar. Untuk mengubah lahan menjadi lahan kering, pihaknya akan segera membicarakan dengan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

”Kami bahas dulu dengan teman-teman DPRD nanti. Kami ingin ada kampus di Karanganyar, dan itu nanti adalah bentuk terima kasih kami kepada UIN. Karena dengan adanya pembangunan kampus tersebut. Nantinya akan memberikan dampak positif terhadap masyarakat Karanganyar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Kampus UIN RM Said Surakarta Zainul Abbas mengatakan, 988 mahasiswa KKN tersebut bakal disebar ke empat kecamatan. Yakni Kecamatan Kerjo, Kebakkramat, Gondangrejo, dan Mojogedang.

”Ada sekitar 45 desa yang akan menjadi lokasi. Tujuan utama dari kegiatan ini tidak lain yakni menyinergikan antara program pemerintah dengan masyarakat. Serta meningkatkan kembali gairah masyarakat dalam rangka ketahanan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Karena pandemi kemarin sangat berpengaruh terhadap kelangsungan kehidupan di pemerintahan maupun di kalangan masyarakat,” ucap Zainul. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#universitas islam negeri #bupati karanganyar juliyatmono #LPPM UIN RM Said #UIN Raden Mas Said