Dalam sambutannya, Bagus mengucapkan terima kasih kepada PSHT Pusat Madiun Cabang Karanganyar yang telah menerima dirinya sebagai warga kehormatan. Menjadi warga PSHT Pusat Madiun Cabang Karanganyar, imbuh ketua DPRD Karanganyar, tidak hanya fokus berlatih ilmu bela diri. Tapi juga turut membangun Karanganyar dan memberikan contoh yang baik agar menjadi masyarakat yang memiliki budi pekerti luhur. Mengerti mana yang benar dan mana yang salah.
"Anggota PSHT harus memiliki ketaatan, kepedulian, kecintaan dan kesetiakawanan yang tinggi. Menjadi anggota PSHT harus bisa bertanggung jawab secara pribadi. Dan tidak kalah pentingnya adalah menjaga kehormatan PSHT," tegasnya.
Bersamaan momentum HUT Ke-77 RI dan peringatan satu abad PSHT, politikus PDI Perjuangan tersebut berharap agar semua anggota PSHT Pusat Madiun Cabang Karanganyar, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten terus menjaga marwah atau visi misi pendiri PSHT yang telah berjuang dalam kemerdekaan dan menjaga NKRI dari berbagai serangan penjajah.
"NKRI harga mati. PSHT harus hadir, berjuang bersama - sama. Bagaimana merawat keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), PSHT harus bisa memberikan contoh, memberikan edukasi ke masyarakat. Jaga hubungan baik dengan forkompimda, forkompimcam, kepala desa, dan semua elemen masyarakat," ajak Bagus.
Sebelumnya, dalam momentum satu abad PSHT, Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar PSHT terus berbuat kebaikan dan mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah dari berbagai ancaman apapun.
“Kami (pemerintah,Red) ingin PSHT menjadi pelopor dalam mempersatukan bangsa Indonesia dari keberagaman adat, suku, dan budaya. Memperkukuh persatuan dan kesatuan NKRI, khususnya Kabupaten Karanganyar,” ujarnya. (rud/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono