Kabid Peternakan Dispertan PP Karanganyar Heri Sulistyo mengatakan, saat ini di Kabupaten Karanganyar sudah ada sekitar 12 ribu ekor sapi yang mendapatkan penyuntikan vaksin PMK. Dari jumlah tersebut, dinas akan memberi tanda berupa barcode yang dipasang pada bagian telinga sapi.
”Tahap awal ini ada sekitar 200 ekor yang akan dipasang barcode. Sapi yang dipasangi barcode adalah yang sehat dan sudah divaksin,” ucapnya.
Menurut Heri, dengan adanya pemasangan barcode tersebut akan memudahkan kepada para peternak atau pembeli hewan untuk mengetahui asal usul dan kondisi dari hewan.
”Jadi nanti pembeli atau penjual itu akan tahu, kondisi hewan tersebut, apakah sudah mendapatkan vaksin atau belum,” imbuhnya.
Sampai sejauh ini, pemerintah belum mencabut kebijakan penutupan pasar hewan di wilayah Kabupaten Karanganyar sebagai upaya mengantisipasi penyebaran PMK. Beberapa pasar yang masih dilakukan penutupan di antaranya, pasar hewan Karangpandan, Jumapolo, dan Gondangrejo. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram