Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold HY Kumontoy menyampaikan, sebelumnya beberapa ketua RW Desa Segorogunung melaporkan kepada kepala desa bahwa ada seorang warga yang pergi ke ladang tapi tak kunjung pulang ke rumah.
Bersamaan itu, terjadi longsor di desa tersebut pada Rabu (15/2) sekitar pukul 07.00 WIB. Di mana bencana longsor juga menutup akses penghubung antardusun yang sering dilewati warga sekitar.
"Yang hilang inisial S itu sebelumnya pergi berladang melewati tempat terjadinya longsor. Setelah ditunggu dari Rabu (15/2) mulai dari Magrib sampai Kamis (16/2) Subuh, yang bersangkutan sampai saat ini belum pulang," terang Kapolres, Kamis.
Atas koordinasi tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, forkopimcam, relawan, dan lainnya, akhirnya diputuskan melaksanakan operasi SAR untuk mencari keberadaan Suwarni. Pencarian dibuka mulai hari ini.
“Tim sudah berupaya membuka jalur yang tertutup longsor supaya bisa kembali normal. Tapi karena kendala hujan, evakuasi dihentikan sementara," jelas Kapolres. (rud/ria) Editor : Syahaamah Fikria