Setelah tiga hari proses pencarian sejak Kamis (16/2), tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan dan Basarnas menemukan Suwarni dalam kondisi meninggal dunia tertimbun longsor, Sabtu (18/2) sore.
“Korban berhasil ditemukan di titik nol sungai. Namun tadi proses evakuasi jenazah memerlukan waktu sekitar 2,5 jam. Dimulai sejak pukul 14.30 selesai pukul 17.15 WIB,” ungkap Kapolres Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold HY Kumontoy.
menurut Kapolres, korban diketemukan dalam kondisi tertimbun tanah dan terjepit oleh kayu serta bambu yang saat itu ikut terbawa longsoran.
Sementara itu, Kapolsek Ngargoyoso AKP Yulianto menyampaikan, korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Nglerak, Segorogunung untuk dilakukan visum luar oleh tenaga kesehatan Puskesmas Ngargoyoso.
“Untuk pemakaman kami menunggu info dari keluarga korban. Terima kasih kepada teman-teman BPBD, SAR, BPBD, relawan Ngargoyoso, relawan Karangpandan, MTA, dan warga di sini yang telah membantu pelaksaan evakuasi sehingga bisa diketemukan hari ini,” ungkap Kapolsek. (rud/ria) Editor : Syahaamah Fikria