Bupati Karanganyar Juliyatmono yang saat itu hadir langsung melihat langsung pembukaan International Metting Styles Indonesia mengaku bangga dengan kegiatan ini. Bupati berharap bisa digelar setiap tahun. Selain memperkenalkan Kabupaten Karanganyar ke tingkat dunia, kegiatan seperti ini juga bisa memberikan edukasi bagi semua kalangan masyarakat jika grafiti adalah sebuah seni yang memang harus didukung dan bukan vandalisme.
”Kami (pemerintah, Red) juga akan menggelar di gedung kebudayaan untuk bisa kota tampilkan sebagai sebuah karya seni yang bisa membuang kesan vandalism. Ini nuansa seni grafiti yang bagus ada maknanya juga. Akan kami gandeng temen-temen seniman dari ISI Surakarta nanti untuk bisa memberikan edukasi yang baik, bagaimana grafiti itu bisa dinikmati,” terang bupati. (rud/adi) Editor : Tri Wahyu Cahyono