RADARKARANGANYAR.COM – Seorang warga Dusun Nglarangan, Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat, Egi Yoga Perdani, 28, ditemukan tewas di semak-semak perkebunan di wilayah Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/7/2023). Egi yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) diduga dibunuh saat mengantar penumpangnya dari Solo hingga Tegal.
Salah seorang saudara korban, Edi Kurniawan menceritakan, kabar meninggalnya Egi diketahui saat Polsek Kebakramat mendatangi kediaman rumah orang tua Egi, Sabtu (15/7/2023). Berdasarkan pemeriksaan sidik jari jenazah yang ditemukan di wilayah Bandung, mengarah ke Egi.
Perwakilan keluarga kemudian mendatangi rumah sakit di wilayah Bandung. Jasad Egi tiba di kampung halaman dan dimakamkan di Astonoloyo Eyang Umbul, Karang Kidul pada Minggu (16/7/2023) sekira pukul 10.00. Sementara mobil yang dia bawa yakni Toyota Avanza Veloz nomor polisi T 1765 LC, hingga kemarin masih belum diketahui keberadaanya.
”Sebelum meninggal, Egi mendapatkan orderan (ojek) offline dari seseorang di sekitar kampus UNS. Mobilnya berangkat Kamis (13/7/2023) dengan tujuan Semarang. Satu orang penumpang, pakai topi, tidak pakai masker,” katanya.
Selama perjalanan, lanjut Edi, korban masih berkomunikasi dengan adiknya. Namun korban mengabarkan kepada adiknya bahwa sempat berhenti di SPBU wilayah Semarang untuk menginap sembari menunggu teman dari penumpang yang dibawanya tersebut.
”Ada beberapa orang teman dari penumpang, Korban juga mengirimkan foto dan video penumpang ke adiknya,” paparnya.
Dia menambahkan, adik korban sempat mengirim pesan kepada kakaknya tapi tidak dibalas pada Jumat (14/7/2023) siang. Selang beberapa saat kemudian, adik korban sudah tidak bisa lagi menghubungi nomor kakaknya tersebut.
”Mulai Jumat siang sudah tidak bisa dihubungi, identitas dan handphone juga belum tahu,” imbuhnya.
Berdasarkan keterangan dari kepolisian, ungkap Egi, ada luka bekas cekikan di leher korban. Pihak keluarga berharap kasus tersebut segera terungkap. Egi Yoga Perdani merupakan anak pertama dari pasangan Eko Sudarno dengan Waginah dan memiliki dua adik. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram