RADARKARANGANYAR.COM - Temuan benda diduga cagar budaya terjadi di Karanganyar. Warga yang tergabung dalam Komunitas Suket Lawu menemukan sebuah arca di salah satu kawasan makam di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar.
Bentuknya berupa fragmen kepala arca kala. Diprediksi dibuat di abad ke-13 sebelum Masehi pada masa kerajaan Islam pertama di Indonesia.
Menurut pegiat situs sejarah dan budaya di Komunitas Suket Lawu Alfian Prasetya, penemuan kepala arca kala itu bermula saat dia bersama anggota Suket Lawu akan menggali sejarah desa yang sebelumnya diduga memiliki cerita atau berkaitan dengan peninggalan pada masa Kerajaan Islam yang berkembang di Jawa.
Setelah membuka beberapa literasi, kemudian Alvian menuju ke beberapa desa yang akan dilakukan riset. Salah satunya adalah Desa Pulosari, Kecamatan Kebakramat, Karanganyar.
"Setelah diarahkan kepala desa kami menuju ke salah satu lokasi seperti kawasan makam di Desa Pulosari. Di sana kami menemukan kepala arca kala yang saat itu tertutup ilalang," kata Alvian.
Setelah itu Alvian melaporkan ini ke pemerintah desa dan dinas terkait. Setelah itu dibersihkan.
“Dari diskusi dengan teman - teman arkeolog di WA group, benda berbentuk seperti kepala arca kala itu dibuat pada abad ke 13," ungkapnya.
Arca kala tersebut berdasarkan pengamatan dan cerita yang berkembang, merupakan salah salah satu benda yang sebelumnya dijadikan sebagai simbol dalam pembangunan pagar sendang atau tempat yang dikeramatkan.
Dimana tempat keramat tersebut konon merupakan salah satu lokasi peperangan Eyang Udan Agung, yang merupakan prajurit dari kerajaan Mangkunegaran dengan musuhnya yakni Mangkuningrat. Dalam cerita ini Eyang Udan Agung berhasil mengalahkan musuhnya dengan cara ditombak.
"Kalau asumsi kami lokasi tersebut adalah tempat yang dulunya dikeramatkan mas, seperti tempat untuk persembahyangan pada zaman kerajaan dulu," pungkasnya. (rud/bun/dam)
Editor : Damianus Bram