Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ribuan Orang Berebut Apem di Tradisi Wahyu Kliyu

Damianus Bram • Jumat, 4 Agustus 2023 | 19:58 WIB
MERIAH: Prosesi pembagian apem dalam tradisi Wahyu Kliyu di Desa Jatipuro, Kecamatan Jatipuro, kemarin (3/8/2023).
MERIAH: Prosesi pembagian apem dalam tradisi Wahyu Kliyu di Desa Jatipuro, Kecamatan Jatipuro, kemarin (3/8/2023).

RADARKARANGANYAR.COM – Ribuan orang tumpah ruah berebut apem di tradisi Wahyu Kliyu di Kecamatan Jatipuro, kemarin (3/8/2023). Wahyu Kliyu merupakan wujud syukur atas nikmat dan keselamatan yang diterima masyarakat Desa/Kecamatan Jatipuro.

Tradisi ini digelar setiap bulan Sura tanggal 15. Ruas jalan Jatipuro-Jatiyoso, depan kantor Kecamatan Jatipuro ditutup sementara untuk tradisi tersebut. Tampak hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen masyarakat Desa Jatipuro.

Sebelum pembagian apem, dilakukan kirab gunungan apem mulai dari depan rumah Kepala Desa Jatipuro menuju halaman Kantor Kecamatan Jatipuro yang berjarak sekira 1 kilometer. Gunungan kemudian dibagikan kepada masyarakat yang sudah menunggu.

”Puncak acara Wahyu Kliyu sebenarnya nanti malam (kemarin,Red). Ini adalah rangkaiannya, kalau nanti malam warga melempar wahyu apem di tempat yang sudah disediakan. Akan tetapi untuk saat ini, apem disebar ke warga,” kata Kepala Desa Jatipuro Rakino.

Rakino menambahkan, tradisi Wahyu Kliyu merupakan upacara adat warga Dusun Kendal, Desa Jatipuro. Tradisi ini merupakan warisan cagar budaya tak berbenda.

”Untuk kirab ini ada sekira 20 an gunungan apem yang dibawa dan disebarkan ke masyarakat. Ini sebagai wujud rasa syukur dan untuk menolak marabahaya warga,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar Yopi Eka Jati Wibawa mengungkapkan, tradisi Wahyu Kliyu akan dikemas setiap tahunnya dengan melibatkan elemen masyarakat.

”Ini kali kedua setelah adanya pandemic Covid-19. Nanti setiap tahun akan menjadi agenda kebudayaan di Karanganyar. Karena setiap tahun kami selalu menganggarkan untuk pelaksanaan upacara adat tersebut,” paparnya.

Salah seorang warga, Rukmiyati, 45, berharap apem yang dia dapat bisa menjadikan keberkahan bagi keluarganya.

”Ini cari berkah. Siapa tahu nanti kehidupan saya dan keluarga jadi lebih baik dan jadi makin lancar rezekinya,” ucap Rukmini. (rud/adi)

Editor : Damianus Bram
#Desa Jatipuro #tradisi Wahyu Kliyu #Berebut Apem #Disdikbud Kabupaten Karanganyar