RADARKARANGANYAR.COM – Lahan persawahan sepanjang 70 meter di Ngledok, Desa Dukuh, Kecamatan Ngargoyoso longsor, Minggu (6/8) pagi. Akibatnya, satu rumah warga rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Camat Ngargoyoso Wahyu Agus Pramono menjelaskan, lahan persawahan tersebut berada di atas pemukiman warga. Tingginya 20 meter. Longsor yang terjadi pada area persawahan tersebut diduga lantaran kondisi tanah retak. Sehingga saat terisi air menjadi longsor.
”Kemungkinan memang tanahnya sudah ada retakan dan mungkin kondisi tanah juga bergerak, kemudian longsor,” terang Wahyu.
Tak hanya itu, longsor juga mengakibatkan salah satu pohon durian ambruk menimpa rumah warga. Akibatnya, rumah tersebut rusak.
”Tadi (kemarin, Red) pagi warga bersama dengan aparat dari Polri, TNI dan relawan di Ngargoyoso sudah melakukan pembersihan terhadap puing-puing reruntuhan,” terangnya.
Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pihak pemerintah kecamatan sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) untuk melakukan pemantauan dan mitigasi bencana. Yakni mengecek kondisi kontur tanah di kawasan tersebut.
”Warga yang terkena bencana sudah kami beri bantuan. Kami juga koordinasikan dengan BPBD untuk melakukan mitigasi bencana, untuk mengecek kondisi tanahnya,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram