RADARKARANGANYAR.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-117 di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang resmi ditutup, kemarin (10/8). Dihadiri oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV Diponegoro Brigjen TNI Ujang Darwis.
Turut mendampingi Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Ali Akhwan, Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto, dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andri Armi Yudha Ardhitama.
Kasdam berharap program TMMD bisa bermanfaat dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya warga di pedesaan.
”Secara umum memang tujuan dilakukannya TMMD tersebut memang membantu program pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur serta penanganan permasalahan sosial masyarakat. Terutama di wilayah kawasan perbatasan, atau daerah-daerah pedesaan,” jelasnya.
Diungkapkan Kasdam, kebersamaan antara TNI, Polri dan semua elemen masyarakat dalam program TMMD tersebut merupakan bentuk sinergitas positif dalam menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara.
Dalam program TMMD tersebut, selain membangun jalan sepanjang 800 meter sekitar area persawahan organik di Desa Gentungan, juga kegiatan nonfisik seperti penanganan stunting dan sosialisasi anti narkoba.
”Total anggaran digelontorkan untuk pelaksanaan TMMD Reguler Ke-117 sebesar Rp 1,69 miliar. Anggaran ini bersumber dari mabes TNI, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah, APBD Karanganyar, dan swadaya masyarakat,” jelasnya.
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengatakan, Desa Gentungan termasuk salah satu desa penghasil beras organik di wilayah Kabupaten Karanganyar.
”Adanya TMMD ini memberikan dukungan supaya akses pertanian lancar dan hasil pertanian dapat diangkut dengan lancar,” kata wabup. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram