Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Pemkab Karanganyar Salurkan BLT DBHCHT Rp 3,1 M untuk Petani Tembakau

Rudi Hartono RS • Jumat, 11 Agustus 2023 | 19:20 WIB
SIMBOLIS: Wakil Bupati Karanganyar Robert Cristanto serahkan BLT dari DBHCHT, Kamis (10/8) siang.
SIMBOLIS: Wakil Bupati Karanganyar Robert Cristanto serahkan BLT dari DBHCHT, Kamis (10/8) siang.

RADARKARANGANYAR.COM – Sebanyak 2.629 petani tembakau di Jenawi dan Kerjo memperoleh bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT), Kamis (10/8) siang. Penyerahan BLT-DBHCHT oleh Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto di aula kantor Kecamatan Kerjo.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar Sugeng Raharto mengungkapkan, total anggaran BLT-DBHCHT yang diberikan kepada para petani sebesar Rp 3,1 miliar.

”Ini berbeda dengan yang tahap pertama yakni untuk buruh atau karyawan perusahaan, kalau BLT yang ini khusus untuk kelompok tani atau petani yang benar-benar menanam tembakau di wilayah Karanganyar ini,” terang Sugeng.

Sugeng menambahkan, bantuan BLT-DBHCHT yang diterima petani tembakau sebesar Rp 1,2 juta. Di mana setiap bulannya keluarga penerima manfaat tersebut menerima tiap bulannya Rp 300 ribu.

”Ini akumulasi dari empat bulan kemarin. Karena kemarin ada perubahan dan proses pencairan, maka pencairan ini baru dilakukan, semua regulasi penyaluran BLT-DBHCHT tersebut harus sesuai dengan mekanisme yang telah diatur dari pemerintah pusat,” paparnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinsos (Dinsos) Kabupaten Karanganyar Gunarto mengungkapkan, tidak hanya petani yang mendapatkan BLT-DBHCHT, tetapi warga miskin yang tidak menerima atau tidak masuk atau non di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), serta masyarakat penderita penyakit juga berhak mendapatkan bantuan tersebut.

”Penerima bantuan langsung tunai BLT-DBHCHT untuk tahun ini mengalami penambahan sekira 500 keluarga penerima manfaat (KPM). Total untuk Karanganyar ada 3.500 an KPM yang mendapatkan BLT bersumber dari DBHCHT itu,” kata Gunarto.

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto mengharapkan agar masyarakat atau petani tembakau di wilayah Karanganyar bisa terus meningkatkan kualitas pertanian tembakaunya.

”Pemerintah ingin punya tembakau khas dari Karanganyar. Kalau bisa nanti dikembangkan, kemudian kami buat sendiri tembakau yang benar-benar memiliki khas dari kaki Gunung Lawu ini,” paparnya. (rud/adi)

Editor : Damianus Bram
#Dinas Sosial Karanganyar #DBHCHT #Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau