Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Krendowahono Kesulitan Air Bersih, BPBD Karanganyar Kirim 5.000 Liter

Rudi Hartono RS • Senin, 4 September 2023 | 20:12 WIB
DAMPAK KEMARAU: Petugas BPBD saat melakukan dropping air bersih ke Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Sabtu (2/9).
DAMPAK KEMARAU: Petugas BPBD saat melakukan dropping air bersih ke Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Sabtu (2/9).

RADARKARANGANYAR.COM – Dampak kemarau panjang meluas. Warga Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo mulai krisis air bersih. Sebelumnya ada Kelurahan Lalung, Kecamatan Karanganyar, dan Desa Bakalan, Kecamatan Jumantono yang sudah lebih dulu meminta bantuan dropping air bersih.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Yoppy Nursendy mengungkapkan, dropping air bersih ke Desa Bakalan, Kecamatan Jumapolo terus dilakukan. Di samping itu, pihaknya juga mengirim ke Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo,

”Ada penambahan permintaan air bersih dari Pemerintah Desa Krendowahono, Gondangrejo. Kemarin (Sabtu, Red) juga langsung kami kirimkan dua tangki kapasitas 5.000 liter untuk kebutuhan warga sekitar,” terang Yoppy, kemarin (3/9).

Yoppy menambahkan, selain menyalurkan air bersih, pihaknya juga melakukan pengecekan penyebab terjadinya kekeringan di Krendowahono. Hasil penelitian tim BPBD, kekeringan Desa Krendowahono lantaran debit air bersih dari sumber warga mulai berkurang.

”Sama seperti yang di Bakalan, penyebab kekeringan karena debit air terus berkurang,” paparnya.

Kepala Desa Krendowahono, Syarif Hidayat mengaku, permintaan dropping air bersih dilakukan lantaran selain debit air sumur yang berkurang, beberapa sumber air yang saat ini digunakan oleh warga mengandung kapur.

”Seperti ngadat gitu. Kadang airnya keluar kadang tidak, kemudian beberapa air yang dari dalam sumur juga mengandung kapur dan tidak bisa digunakan untuk sehari-hari,” ungkapnya. (rud/adi)

Editor : Damianus Bram
#BPBD Karanganyar #kemarau panjang #krisis air bersih #dropping