Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gelar Festival Flora, Wujud Nyata Pertamina Patra Niaga JBT Turut Menjaga Kelestarian Lingkungan

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 12 November 2023 | 02:26 WIB
Talkshow Festival Flora yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional JBT melalui Depot Pengisian Pesawat Udara Adi Sumarmo di Telaga Madirda, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (11/11/2023).
Talkshow Festival Flora yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional JBT melalui Depot Pengisian Pesawat Udara Adi Sumarmo di Telaga Madirda, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (11/11/2023).

RADARKARANGANYAR.COM- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) melalui Depot Pengisian Pesawat Udara Adi Sumarmo konsisten peduli dengan kelestarian lingkungan.

Itu dibuktikan dengan menggelar Festival Flora di Telaga Madirda, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu-Minggu (11-12/2023).

Kegiatan tersebut sekaligus memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa 2023.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, Festival Flora dimaksudkan untuk memperkenalkan kelompok binaan program CSR DPPU Adi Sumarmo dalam program CSR Keanekaragaman Hayati yang dijalankan bersama Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I.

CSR tersebut di antaranya adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) Tambak Indah dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Green Lawu.

Festival Flora yang digelar di Telaga Madirda bertujuan agar objek setempat menjadi embrio wisata baru yang ditawarkan di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyo, Kabupaten Karanganyar.

Sekaligus sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis keanekaragaman hayati. Mengdukasi masyarakat sekitar untuk sadar dan terlibat dalam upaya konservasi flora, khususnya flora langka Gunung Lawu.

Event tersebut dibuka langsung oleh Supervisor (SPV) Maintenance DPPU Adi Sumarmo Zaenal Abidin dan Kepala Balai Tahura KGPAA Mangkunagoro I RR. Yuni Kusumo Dewi.

Turut mengundang berbagai pihak, mulai dari kepala cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah X Surakarta, kapolsek Ngargoyoso, camat Ngargoyoso.

Berikutnya, danramil Ngargoyoso, kepala desa Berjo, penyuluh kehutanan Kecamatan Ngargoyoso, ketua KTH Green Lawu, ketua KTH Tambak Indah, dan ketua KTH Sido Mulyo.

Supervisor Maintenance DPPU Adi Sumarmo Zaenal Abidin menjelaskan, kegiatan ini terdiri dari pameran tanaman hias, talkshow seputar flora, dan kegiatan jelajah botanical journey.

Festival Flora tidak hanya dilihat sebagai pameran, namun juga bisa memberikan edukasi tentang tanaman hias yang erat kaitannya dengan kelestarian alam.

“Fokus binaan CSR kami yaitu KTH Tambak Indah dan KTH Green Lawu memiliki fokus upaya konservasi tumbuhan konservasi tanah, konservasi air, tumbuhan langka, tanaman flora anggrek langka serta tanaman anggrek Nusantara,” beber Zaenal Abidin.

Dengan melaksanakan kegiatan Festival Flora, pihaknya memiliki harapan besar agar masyarakat makin aktif dalam pelestarian flora, serta menambah ilmu terkait tanaman hias.

Festival Flora dihelat secara gratis dari 11-12 November 2023.

Tanaman hias yang dipamerkan antara lain anggrek, aroid, dan sebagainya. Pameran diikuti 10 tenant dari petani tanaman hias.

Selain pameran, juga ada talkshow seputar flora yang juga gratis pada 11 November 2023.

Talkshow mengangkat tema ‘Mitigasi Bencana Berbasis Flora Endemik’.

Hadir para pembicara yang ahli dibidangnya, yakni Balai Tahura KGPAA Mangkunagoro I, DPPU Adi Sumarmo, serta dari Generasi Biologi Indonesia.

Kegiatan Botanical Journey juga akan memeriahkan rangkaian acara Festival Flora.

Botanical Journey berisikan kegiatan jelajah area sub-montana (hutan pegunungan bawah) lereng Gunung Lawu.

Selain kegiatan jelajah area lereng Gunung Lawu, juga dikenalkan tumbuhan dataran tinggi untuk mengetahui potensi manfaat dan cara mengolahnya dengan konsep jungle cooking.

Tidak hanya itu saja, juga ada Botanical Art yang mempelajari morfologi tumbuhan untuk di jadikan sektsa indah.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan Botanical Journey dikenakan biaya pendaftaran Rp 100 ribu.

Dengan biaya tersebut, peserta sudah mendapatkan tiga kegiatan, yaitu Botany Tracking, Jungle Cooking, dan Botanical Art, serta mendapatkan fasilitas kit kegiatan (tas dan peralatan tulis), konsumsi dan sertifikat. (*/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Pertamina Patra Niaga Regioinal Jawa Bagian Tengah #festival flora #Telaga Madirda #Tanaman Hias #Depot Pengisian Pesawat Udara Adi Sumarmo #csr