RADARKARANGANYAR.COM – Ratusan kelompok seni reog tampil di acara Parade Jaran Bigar di Alun-Alun Karanganyar, kemarin (10/12).
Acara tersebut untuk memberikan wadah seniman jaranan yang dikolaborasikan dengan seni tradisional reog.
Acara ini digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karanganyar.
Ratusan seniman jaranan yang biasanya beraksi dalam aksi Reog Ponorogo ini unjuk kebolehan dengan beberapa kreasi jaranan.
Dengan alunan musik tradisional karawitan yang dikolaborasi musik modern, seniman jaranan terlihat beradu skill.
Mereka menampilkan pertunjukan terbaiknya di hadapan ribuan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua KNPI Kabupaten Karanganyar Aan Shopuanudin mengungkapkan, pihaknya berharap Parade Jaran Bigar atau jaran digar menjadi salah satu pioner kesenian jaranan di Bumi Intanpari.
”Ada beberapa kategori yang kami paradekan. Yakni terkait dengan koreo grafernya, kemudian cerita dari sejarah jaranan itu sendiri, dan yang terpenting adalah kekompakan dari jaranan. Sehingga penampilan merkea menjadi hiburan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, kesenian tradisional jaran bigar atau digar sendiri merupakan salah satu seni pertunjukan yang hidup dan berkembang di sejumlah wilayah Jawa Timur bersama dengan kesenian reog.
Berdasarkan cerita rakyat dan kesepakatan turun-temurun masyarakat, pada umumnya kesenian tradisional jaranan memiliki ciri tertentu dalam bentuknya. Sehingga menjadikan ciri khas dari kesenian tersebut. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram