Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Soal Warga yang Tolak Imunisasi Polio, Dinkes Karanganyar: Jika Terjadi Sesuatu, Jangan Nuntut ke Pemerintah

Rudi Hartono RS • Jumat, 19 Januari 2024 | 15:00 WIB
Penyaluran imunisasi polio terus dilakukan di puskesmas maupun sekolah.
Penyaluran imunisasi polio terus dilakukan di puskesmas maupun sekolah.

RADARSOLO.COM – Pemkab Karanganyar tak mau ambil pusing dengan warganya yang masih menolak imunisasi polio bagi anak-anaknya.

Pemkab memilih fokus mengejar target pencapaian imunisasi polio terhadap 95.824 anak.

”Kemarin kami sudah salurkan imunisasi polio, dan sudah ada pernyataan dari mereka yang menolak," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, Purwati.

Sehingga jika semisal ke depan ada sesuatu, ucap Purwanti, maka pemerintah tidak akan bertanggung jawab.

"Dan jangan nuntut ke pemerintah,” ujar dia.

Purwati menjelaskan, sampai saat ini masih melakukan pemantauan langsung terhadap pemberian imunisasi ke anak.

Dari catatan yang dia terima, pemberian imunisasi polio sudah mencapai hampir 71 persen.

Imunisasi polio di Karanganyar ditargetkan tuntas pada Sabtu (20/1).

Menurut dia, Dinkes Karanganyar telah melibatkan lintas sektoral untuk memberikan pemahaman.

Termasuk mengajak forum-forum untuk untuk mengedukasi warga yang menolak imunisasi polio.

"Beberapa warga yang awalnya menolak, karena anak-anak mereka ingin merasakan imunisasi malah banyak yang minta. Karena imunisasi ini bukan disuntik, hanya diteteskan,” paparnya.

Ditanya terkait rata-rata usia anak yang menolak imunisasi polio, Purwati mengaku belum melakukan pemetaaan.

Sebab, penyaluran sampai saat ini masih berlangsung.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karanganyar Warsito menjelaskan, data terbaru, penolakan imunisasi polio tidak hanya terjadi di Jatiyoso dan Tawangmangu.

Melainkan juga terjadi di sebagian warga di kecamatan lain.

Alasan penolakan itu karena masalah keyakinan yang dianut warga setempat.

"Kalau yang polio, baru itu saja. Tapi berdasarkan imunisasi yang lain, di Kabupaten Karanganyar itu ada lebih dari 500 warga yang sering menolak pemberian vaksin,” kata Warsito. (rud/adi/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#tawangmangu #polio #imunisasi #dinkes karanganyar