Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Banyak Alat Early Warning System Longsor di Karanganyar Tak Berfungsi Maksimal, Ada Apakah? 

Rudi Hartono RS • Sabtu, 27 Januari 2024 | 02:22 WIB
RUTIN DICEK: Satgas BPBD Karanganyar mengecek kondisi EWS longsor di Kecamatan Tawangmangu, belum lama ini.
RUTIN DICEK: Satgas BPBD Karanganyar mengecek kondisi EWS longsor di Kecamatan Tawangmangu, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar sudah memasang tujuh alat early warning system (EWS), di dua kecamatan langganan longsor. Yakni Kecamatan Tawangmangu dan Kerjo.

Sayangnya setelah dilakukan pengecekan ulang, banyak dari alat tersebut yang kondisinya kurang maksimal.

Pengecekan melibatkan tim satgas BPBD sejak awal pekan ini. Sasarannya Dusun Mogol, Desa Ledoksari, serta Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu. Termasuk mengecek EWS yang terpasang di Dusun Kesongo, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo.

“Total ada tujuh EWS yang telah terpasang di dua wilayah tersebut. Sebagai deteksi dini terjadinya pergerakan tanah,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, Jumat (26/1).

Hasil pengecekan, satu unit EWS di Dusun Mogol kondisinya normal. Hanya saja volume kurang keras. Kemudian di Desa Tengklik terpasang dua unit EWS. Setelah dicek ada baterai yang harus diganti.

Pengecekan dilanjutkan ke Dusun Kesongo, Desa Gempolan, Kerjo. Terdapat empat unit EWS yang terpasang.

EWS ini bantuan dari BPBD Jateng. Kondisinya setelah dicek hanya membenahi volume yang kurang keras. Termasuk kondisi baterai yang sudah lemah.

Hendro menyebut BPBD akan rutin mengecek EWS, baik yang terpasang di luar maupun di dalam ruangan. Hal ini guna memastikan seluruh alat deteksi dini tersebut berfungsi normal.

Bahkan BPBD juga menggandeng stakholder wilayah setempat, untuk ikut menjaga dan merawat EWS tersebut.

“Koordinasi dengan pemerintah desa setempat. Jika ada EWS yang rusak, segera dilaporkan ke BPBD Karanganyar. Supaya nanti segera dilakukan perbaikan,” imbau Hendro.

Data BPBD Karanganyar, total 25 unit EWS terpasang di Bumi Intanpari. Di antaranya di Kecamatan Karangpandan, Matesih, Jenawi, Tawangmangu, Ngargoyoso, Kerjo, Jatiyoso, Tasikmadu, Jaten, Kebakramat, dan Gondangrejo.

“Beberapa ada yang rusak. Kebanyakan rusaknya di baterai. Maklum kan tidak pernah dipakai,” papar Hendro. (rud/fer)

Editor : Damianus Bram
#BPBD Karanganyar #ews #longsor #early warning system