RADARSOLO.COM - Seorang warga asal Pengging, Boyolali, YD, meninggal diduga terkena tembakan saat bubarkan judi sabung ayam di wilayah Tohudan, Colomadu, Karanganyar, Jumat (27/1) malam.
Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, korban YD bersama sekelompok orang mendatangi lokasi yang diduga sebagai tempat perjudian di wilayah Tohudan, Colomadu, Karanganyar.
YD bersama selompok orang itu hendak membubarkan kegiatan penyakit masyarakat (pekat) judi sabung ayam tersebut.
Naas, sesampai di sana, beberapa orang yang berada di lokasi tersebut langsung melakukan penyerangan terhadap korban dan tema-temannya.
Hingga akhirnya korban terkena tembakan dari orang tak dikenal. Mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kepala dusun setempat, Meyriski Afianto mengaku, sampai saat ini belum mendapat laporan terkait insiden penembakan yang terjadi di wilayahnya tersebut.
"Dari semalam sampai saat ini terus terang saya belum tahu informasi itu," tutur Afianto, Sabtu (27/1).
Diakui dia, memang beberapa warga bertanya-tanya dan membicarakan soal kejadian tersebut.
"Tapi saya belum menerima laporan langsung dari pihak terkait, saya juga tidak bisa ngomong apa-apa. Karena saya juga tak melihat langsung dan tidak tahu," ungkapnya.
Di sisi lain, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Kumontoy melalui Kasubag Humas Polres Karanganyar AKP Imam mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian penembakan di Tohudan, Colomadu.
Namun, dari beberapa kabar yang berkembang di sejumlah media sosial, korban YD meninggal akibat tembakan yang dilakukan orang tak dikenal.
Baca Juga: Polemik Jalur Pendakian Gunung Lawu Masih Abu-abu, Karanganyar Terancam Kehilangan PAD Pariwisata
Kemudian, pada Sabtu sekira pukul 02.00 WIB dilakukan proses otopsi terhadap korban di RSUD Dr Moewardi Solo.
"Belum dapat laporannya," singkat kasubag humas. (rud/ria)
Editor : Syahaamah Fikria