RADARSOLO.COM- Salah seorang warga Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar terjangkit penyakit malaria.
Pasien warga Desa Karabangun tersebut diketahui baru saja pulang dari Papua yang dinyatakan salah satu endemi malaria.
Kepala Puskesmas Matesih Bambang Mulyanto mengungkapkan, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 22 tahun.
Pasien suspek malaria tersebut sebelumnya sempat bekerja di Papua.
Setelah dua hari pulang dari Papua, warga Desa Karangbangun itu lemas. Kemudian mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Karanganyar.
Setelah dilakukan diagnosis, ternyata pria warga Desa Karangbangun itu terkena suspek malaria.
Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit.
”Kami justru tahunya setelah yang bersangkutan dirawat ke RSUD Karanganyar. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata diduga bahwa penyakit (malaria, Red) tersebut menyerang saat pasien itu bekerja di Papua,” beber Bambang.
Saat ini, Puskesmas Matesih masih memantau pasien tersebut. Meskipun kondisinya mulai membaik dan sudah beraktivitas kembali.
”Informasinya kemarin sudah pulang dan telah beraktivitas seperti biasa. Akan tetapi, kami tetap melakukan pemantauan. Termasuk memberiklan antibiotik atau antivirus mencegah hal tak diinginkan,” urai Bambang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar Purwati menegaskan, di Karanganyar belum ada kasus malaria.
Pihaknya berharap warga terus melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing.
”Untuk yang terkena malaria kemarin sudah dilakukan tindakan, dengan memberikan obat antibiotik. Untuk di Karanganyar saat ini masih aman,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Tri Wahyu Cahyono