Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ratusan Aktivis dan Masyarakat Peduli Gunung Lawu Kompak Tanda Tangan: Hentikan Ekploitasi Kebun Teh Kemuning!!

Rudi Hartono RS • Minggu, 24 Maret 2024 | 02:49 WIB
Aktivis dan masyarakat peduli Gunung Lawu menggelar aksi tanda tangan menolak ekploitasi kebun teh Kemuning, Ngargoyoso, Sabtu (23/3).
Aktivis dan masyarakat peduli Gunung Lawu menggelar aksi tanda tangan menolak ekploitasi kebun teh Kemuning, Ngargoyoso, Sabtu (23/3).

RADARSOLO.COM - Ratusan aktivis dan masyarakat peduli Gunung Lawu menggelar aksi tanda tangan menolak ekploitasi kebun teh Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (23/3).

Aksi Buka Bareng Kawan (Bubarkan) Jagalawu #5 itu digelar di pelataran terminal Pasar Kemuning, Ngargoyoso.

Diikuti relawan yang tergabung dalam Forum Rakyat Peduli Gunung Lawu (FRPGL) dan masyarakat yang menolak proyek pembangunan kebun teh Kemuning.

Koordinator aksi Wiryawan mengungkapkan, warga Kemuning sudah bertekad dan sepakat menolak keras ekploitasi yang dilakukan.

 Mereka juga menegaskan, aktivitas pembangunan apapun di kawasan kebun teh Kemuning harus dihentikan.

Adapun aktivitas yang berlangsung saat ini, mereka meminta untuk dihentikan.

 "Hari ini kami tegas menolak semua bentuk ekploitasi kebun teh Kemuning. Kami tidak ada lagi negosiasi dengan siapa pun," tegas Wiryawan.

Menurut dia, kerusakan akibat sejumlah proyek yang ada di kawasan kebun teh kemuning sudah cukup meresahkan.

Jika ini dibiarkan, dikhawatirkan akan mengancam keberlangsungan kehidupan anak cucu mereka kelak.

Ketua Forum Rakyat Peduli Gunung Lawu Aan Shopuanudin mengungkapkan, pihaknya tidak mengajak untuk anti terhadap investasi atau pengembangan wilayah.

FRPGL justru mendukung segala bentuk upaya untuk kemajuan di Bumi Intanpari.

Namun, tentu dengan syarat dan ketentuan kepedulian terhadap alam dan lingkungan.

Yakni investasi dan wisata yang ramah terhadap eco-invest dan eco-wisata.

Dia menyebut sejumlah poin tuntutan yang disuarakan masyarakat peduli Gunung Lawu.

"Ada beberapa poin yang kami inginkan. Yakni menghentikan secara keseluruhan bentuk ekplorasi dan eksploitasi di wilayah kebun teh Kemuning," kata Aan.

Mereka juga meminta pemerintah, baik legislatif, eksekutif dari tingkat kelurahan hingga kabupaten bahkan provinsi, serta investor san pengembang untuk terbuka terkait HGU serta AMDAL.

"Kami akan terus bergerak bersama sampai tuntutan kami dipenuhi," pungkasnya. (rud/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#ngargoyoso #gunung lawu #kebun teh kemuning #eksploitasi #investasi