RADARSOLO.COM – Di tengah banyaknya pondok pesantren (ponpes) yang modern, Ponpes Assalafiyah hadir menawarkan pembinaan spiritual ke santrinya. Pondok ini lebih mengedepankan amalan zikir untuk mencapai ketenangan jiwa.
Ponpes Assalafiyah berlokasi di Kadipiro Baru, Kelurahan Bejen, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar. Didirikan oleh KH. Muhammad Nafi'an Ali Maliki atau Gus Aan pada 2008. Ponpes ini berfokus pada jamaah zikir Qolbun Salim dan pendidikan diniyah.
”Awalnya, pondok ini lebih terfokus pada jemaah zikir. Namun seiring berjalannya waktu, beberapa orang tua ingin menitipkan putra-putra mereka untuk nyantri di sini,” kata Wahid Al Muhakimmudine, salah satu pengurus pondok.
Saat ini, pondok Assalafiyah menampung sekira 200 santri. Mayoritas ”santri kalong” yang mengikuti pengajian diniyah di malam hari. Santri tetap difasilitasi dengan pendidikan diniyah.
”Keunggulan utama pondok ini terletak pada jamaah zikir Qolbun Salim Srah Bathin,” imbuh Wahid.
Dia menjelaskan, zikir ini diwariskan oleh KH. Maesur Jufri Al Fatay kepada Gus Aan dan diamalkan oleh para santri dan jemaah.
”Zikir ini bertujuan untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Banyak jamaah yang merasakan manfaatnya, seperti ketenangan hati, kelancaran rezeki, dan kesehatan,” jelasnya.
Meskipun fokus utama pada zikir, Pondok Assalafiyah tidak mengabaikan pendidikan formal. ”Kami sedang dalam proses pendirian pendidikan formal, agar para santri bisa mendapatkan pendidikan agama dan umum secara berimbang,” kata Wahid.
Dia menambahkan, Ponpes Assalafiyah terbuka bagi siapa saja yang ingin mendalami ilmu agama dan mencari ketenangan jiwa. (mg2/adi)
Editor : Adi Pras