Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Detik-Detik Warga Jumapolo Karanganyar Ditemukan Tak Bernyawa di Polokarto Sukoharjo Diduga Akibat Dibunuh

Rudi Hartono RS • Senin, 15 April 2024 | 07:23 WIB
di jalan Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Minggu (14/4/2024).
di jalan Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Minggu (14/4/2024).

RADARSOLO.COM-Mayat perempuan yang ditemukan di jalan Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo dipastikan adalah Serlina, 22, warga Dusun Dlingin Lor, Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar.

Penyebab kematian Serlina diduga karena dibunuh. Saat kali pertama ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan.

Kepala Dusun Dlingin Lor, Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo Sukirdi mendapat informasi dari warga sebelum Serlina hilang dan ditemukan tak bernyawa.

Tepat di malam takbiran, Selasa (9/4/2024), Serlina pulang dari tempatnya bekerja di toko pakaian timur RSUD Ir Soekarno atau dikenal Djawatan Kesehatan Rakyat (DKR) Sukoharjo sekira pukul 23.00.

Malam itu, Serlina mengendarai sepeda motor. Begitu juga dengan dua teman kerja sekaligus tetangganya.

Tiba di kawasan Waduk Mulur, Sukoharjo, Serlina pamit kepada temannya untuk membeli jajanan sebelum tiba di rumah.

Mereka pun berpisah. Sejak saat itulah, Serlina tak pernah tiba di rumah. "Tidak ada kejelasan pergi ke mana dan dengan siapa," terang Sukirdi, Minggu (14/4/2024) malam.

Orang tua yang menunggu di rumah pun panik. Sang ibu lalu mengirimkan pesan lewat aplikasi WhatsApp ke nomor handphone Serlina.

Sedikit lega, pesan singkat itu dibalas. Namun, kalimat dalam pesan singkat tersebut aneh.

"Njih sekedap malih wangsul (Iya sebentar lagi pulang)," kata Sukirdi menirukan isi pesan singkat yang dikirim lewat handphone Serlina.

Tapi imbuh Sukirdi, selama ini, Serlina tidak pernah menggunakan bahasa Jawa halus saat berkomunikasi dengan orang tuanya lewat pesan singkat.

Selama empat hari Serlina tak kunjung pulang, pihak keluarga melapor ke polisi.

"Lapor ke polisi itu baru kemarin Sabtu (13/4/2024) siang. Sempat lapor ke saya, dan saya arahkan ke polsek," imbuhnya.

Hingga akhirnya, anak kedua dari pasangan Sarno, 52, dan Karni, 46, pulang tinggal nama.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian Serlina yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan. (rud/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#karanganyar #mayat #jumapolo #jatisobo #pembunuhan #polokarto #serlina #sukoharjo