RADARSOLO.COM – Sosok orang cerdas dan serbabisa, tersemat pada diri Hajriyanto Y. Thohari.
Sejak muda, mantan wakil ketua MPR RI periode 2009-2014 ini gemar berorganisasi.
Tidak hanya itu, Hajriyanto juga suka menulis. Baik di media massa maupun membuat buku.
Hajriyanto Y. Thohari dilahirkan di Kabupaten Karanganyar pada 26 Juni 1960.
Dia pernah menjabat Wakil Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IOM) Kabupaten Karanganyar (1980).
Berikutnya menjadi Ketum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jateng (1989-1993), Ketum PP Pemuda Muhammadiyah (1993-1998), serta jabatan mentereng lainnya di PP Muhammadiyah.
Kecerdasan Hajriyanto Y. Thohari diakui Amir Ma’ruf teman kuliahnya di Sastra Arab Universitas Gadjah Mada alumni 1985.
Menurut Amir Ma’ruf seperti dikutip dari https://sasbar.fib.ugm.ac.id, Hajriyanto mempunyai gaya berkomunikasi dengan bahasa ringan.
Selain memiliki kemampuan melobi yang di atas rata-rata, Hajriyanto mempunyai kepekaan tajam dalam menyikapi berbagai fenomena di masyarakat.
Hindun, teman satu angkatan di Prodi Sastra Arab UGM menyebut Hajriyanto punya kemampuan berorasi.
Disejajarkan dengan Ali Murtopo dan Harmoko, politisi senior.
Teman kuliah Hajriyanto lainnya, Abdul Jawat mengatakan, Hajriyanto sangat suka mengoleksi novel dari penulis dunia.
Jumlah koleksi novelnya diperkirakan lebih banyak dibandingkan buku-buku tentang politik.
Bagi Hajriyanto, novel memberikan inspirasi saat menemui tantangan di bidang politik.
“Politik itu makanan saya setiap hari dan novel itu memberi solusi,” ujar Abdul Jawat menirukan kalimat Hajriyanto seperti dilansir dari https://sasbar.fib.ugm.ac.id.
Sederet jabatan penting pernah dirasakan penggemar novel tersebut.
Yang terbaru adalah menjadi Duta Besar RI di Beirut, Republik Lebanon. (wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono