RADARSOLO.COM - Kabupaten Karanganyar terkenal menjadi kawasan yang kaya objek wisata alam.
Tidak hanya di Kebun Teh Kemuning atau Grojogan Sewu di Tawangmangu, Cemara Kandang pun juga bisa menjadi pilihannya.
Sebagai informasi, Gunung Lawu masih memiliki kawah aktif, yakni Kawah Candradimuka. Lokasinya bukan di puncak, melainkan di badan gunung yang cukup tersembunyi.
Nah, untuk bisa melihat kawah tersebut, bisa dari kawasan wisata di Cemara Kandang, Tawangmangu.
Konon, Kawah Candradimuka merupakan salah satu lokasi menempa prajurit kerajaan Majapahit.
Sejak berkembangnya sosial media, kawah yang berada diketinggian 2.550 meter di atas permukaan laut (mdpl) kerap menjadi ampiran para pendaki atau yang ingin kesana langsung.
Dikutip dari RadarLawu.com, bagi yang ingin berwisata alam, berpetualang, dan menyaksikkan langsung keberadaan Kawah Candradimuka, berikut ulasannya.
Jalur bagi pendaki atau wisatawan yang ingin menyaksikkan langsung Kawah Candradimuka tersebut terletak di Pos II Taman Sari Atas via Cemara Kandang.
Estimasi perjalanan dari Basecamp Cemara Kandang ke Pos II menuju lokasi, dibutuhkan waktu kurang lebih tiga setengah jam. Setelah itu terdapat papan arah menuju ke kawah.
Perlu menjadi perhatian, Jalur ini menurun tajam ke bawah dengan kemiringan sekitar 70 derajat.
Di sini pendaki atau wisatawan harap berhati-hati meski ada bantuan tali tambang untuk pegangan. Pasalnya pernah ada pendaki yang jatuh dari jalur tersebut.
Setelah sampai di jalur aliran Kawah Candradimuka, pendaki atau pengunjung tinggal menyusuri aliran tersebut ke atas. Jalur ini penuh bebatuan besar dan diapit tebing tinggi.
Selama perjalanan menyusuri aliran kawah terdapat genangan air dengan warna agak kehijauan.
Cukup menjadi perhatian! Dimohon jangan sampai ada yang meminumnya, karena air tersebut mengandung asam yang kuat.
Meski demikian, selama perjalanan pendaki bakal disuguhkan pemandangan yang indah. Waktu yang dibutuhkan sampai dititik kawah candradimuka sekitar 40 menit.
Setelah sampai, pendaki atau wisatawan bakal disuguhkan kepulan asap belerang yang keluar dari dinding tebing.
Perlu diingat, untuk tidak terlalu dekat dengan titik kepulan asap, karena mengandung belerang yang cukup kuat. Jangan terbuai dengan keindahan kawah dan melupakan keselamatan.
Di sana terdapat aliran atau kubangan air belerang yang hangat, bisa dipakai untuk merendam kaki sambil menikmati keindahan alam Gunung Lawu.
Sebagai saran, bagi yang hendak kesana, mohon dihindari menelusuri kawasan Kawah Candradimuka pada musim penghujan.
Selain jalur bebatuan yang licin, bau belerang bakal cepat turun kebawah bersama air hujan. Hal ini bisa menyebabkan pengunjung mabuk belerang lebih cepat. (dam)
Editor : Damianus Bram