RADARSOLO.COM – Sendang Bejen merupakan salah satu tempat yang cukup populer di Kabupaten Karanganyar.
Desa wisata Sendang Bejen yang berlokasi di Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar ini mempunyai nilai historis yang kuat, dimana area ini merupakan Petilasan dari Pangeran Sambernyawa.
Secara geografis, Sendang Bejen berada di sebelah barat Desa Mojoroto berbatasan dengan Desa Gebyok.
Di sebelah utara wilayah ini berbatasan dengan Desa Gentungan, sebelah timur berbatasan dengan Desa Pojok, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Cerman.
Dari catatan sejarah, Sendang Bejen merupakan salah satu dari wilayah Praja Mangkunegaran. Di lokasi setempat terdapat sumber mata air yang mengalir tiada henti.
Sendang Bejen diyakini sebagai situs petilasan Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyawa yang menjadi pendiri sekaligus penguasa pertama Kadipaten Mangkunegaran bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara I dan menjadi salah satu pahlawan nasional Indonesia.
Pada masa penjajahan Belanda, Sendang Bejen menjadi tempat persembunyian sekaligus lokasi semedi, menyusun strategi perang, dan melatih beladiri prajurit untuk menggempur balik serdadu musuh.
Dan kini, seiring berjalannya waktu, masyarakat di sekitar Sendang Bejen terdorong untuk menjaga tempat bersejarah tersebut dan saling gotong royong untuk menjaga, merawat, dan menjadikan tempat tersebut sebagai desa wisata.
Dengan berkembang menjadi desa wisata, selain bakal menambah pemasukan desa dan masyarakat sekitar, hal ini juga berguna untuk melestarikan sejarah terdahulu.
Berangkat dari semangat ini, semenjak tahun 2018 lalu, festival budaya seperti kirab dan kegiatan slametan diadakan setiap tahun sekali bertepatan dengan bersih dusun di desa tersebut.
Desa wisata Sendang Bejen ini memiliki konsep masa lampau dikarenakan tempat tersebut merupakan tempat bersejarah.
Sendang Bejen juga disebut sebagai tempat wisata religi karena pengunjung yang datang biasanya akan sholat dan juga berdzikir bersama serta mengharap keberkahan Allah SWT di tempat ini.
Selain sebagai tempat wisata religi, Sendang Bejen juga memiliki sumber mata air yang dinilai bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
Sendang Bejen juga menyediakan kolam renang sehingga pengunjung bisa mandi maupun berenang untuk merasakan manfaat dari air tersebut.
Terkait jam operasionalnya sendiri, Sendang Bejen ini buka pukul 08.00 WIB dan juga tutup pada pukul 17.00 WIB.
Namun, untuk wisata religi, Sendang Bejen akan buka non-stop mengikuti tamu yang datang. (dam)
Editor : Damianus Bram