RADARSOLO.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar mencatat hingga minggu ke-18 tahun ini kasus demam berdarah dengue (DBD) tersebar di 10 desa atau kelurahan.
Kepala Dinkes Kabupaten Karanganyar Purwati mengungkapkan, penyebaran DBD yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti terjadi di Desa Ngringo, Desa Jati, Desa Dagen, Desa Sroyo (Kecamatan Jaten).
Kemudian Kelurahan Tegalgede (Kecamatan Karanganyar), Desa Suruh, Desa Kaliwuluh (Kecamatan Tasikmadu), dan Desa Baturan (Kecamatan Colomadu).
”Tertinggi ada di Desa Jati, Kecamatan Jaten. Jumlah kasus DBD masih kami amati, hingga minggu ke-18 sudah ada 580 kasus,” terang Purwati.
Purwati menambahkan, distribusi kasus DBD paling banyak terjadi di Kecamatan Jaten, yakni sebanyak 116 kasus. Di mana satu orang meninggal dunia. Kemudian Kecamatan Colomadu 77 kasus, Karanganyar Kota 74 kasus dan paling sedikit Kecamatan Jatiyoso.
”Untuk mengantisipasi, kami telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, penggerak pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak dan fogging fokus di daerah prioritas,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras