Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Agrowisata Sondokoro, Karanganyar Tak Hanya Berikan Bukti Sejarah Namun Juga Pengalaman dengan Alam dan Proses Produksi Kopi serta Teh

Damianus Bram • Jumat, 17 Mei 2024 | 18:48 WIB

Kolase Foto suasana di Agrowisata Sondokoro di Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.
Kolase Foto suasana di Agrowisata Sondokoro di Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.
 

RADARSOLO.COM - Kabupaten Karanganyar tidak hanya memiliki wisata alam yang menawan, namun juga agrowisata yang mumpuni dan layak dikunjungi.

Salah satunya adalah Agrowisata Sondokoro atau yang sekarang dikenal dengan nama New Sondokoro. 

Agrowisata Sondokoro buka setiap hari dari pukul 08.00 - 15.00 WIB. Adapun harga tiket masuk ke area agrowisata sebesar Rp 5.000 per orang.

Agrowisata Sondokoro dahulu adalah bekas pabrik gula, yang mana direvitalisasi pada tahun 2005 dan menjadi agrowisata pada tahun 2006.

Melirik ke cerita sejarah, Pabrik gula Sondokoro dulunya didirikan oleh KGPAA Mangkunegoro VI pada tahun 1871. Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia pabrik gula tersebut dikelola pemerintah dan menjadi BUMN di bawah PTP Nusantara IX PG Tasikmadu.

Konon Sondokoro mengambil namanya dari sebuah desa, dimana legenda desa tersebut menceritakan pertarungan yang berlangsung selama 40 hari 40 malam antara dua orang bernama Sondo dan Doro.

Pertarungan tersebut terjadi dengan tujuan merebut seorang wanita yang akan menjadi istri dan menantu bagi orang yang terkenal.

Sondo dan Doro belajar di perguruan yang sama. Pertarungan antara keduanya menjadi tidak terhindarkan, tetapi hasilnya berakhir seimbang.

Peristiwa ini menjadi sangat dikenal di kalangan masyarakat dan akhirnya diberi nama Sondokoro

Agrowisata Sondokoro yang berlokasi di Jalan Mangkunegara Bojonegara, Nglande Wetan, Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, ini memiliki sejumlah daya tarik pastinya membuat tempat ini kerap dipadati pengunjung. 

Lantas apa saja daya tarik dari Agrowisata Sondokoro, berikut ulasannya.

1. Unsur Sejarah 

Daya tarik yang pertama dari Agrowisata Sondokoro adalah unsur sejarah yang kuat.

Seperti diketahui, tempat ini dahulunya adalah bekas pabrik gula Tasikmadu yang lebih dahulu didirikan oleh KGPAA Mangkunegoro VI, pemimpin Pura Mangkunegara di Surakarta.

Pabrik gula ini beroperasi sejak tahun 1871. Akan tetapi pada tahun 2006, area ini resmi dibuka secara umum sebagai destinasi agrowisata.

Sisa sejarah pabrik gulanya tidak dihilangkan sehingga pengunjung masih bisa menikmati produk gula dari pabrik ini terutama di masa panen tebu.

Satu hal yang menarik saat berkunjung ke Agrowisata Sondokoro adalah kesempatan untuk menjelajahi bekas pabrik gula sambil mencoba kereta api uap di jalur rel kereta tua yang sudah ada lama di area.

Ini tentu menjadi daya tarik pengunjung untuk berwisata sambil mempelajari unsur sejarah yang ada di Agrowisata Sondokoro.

Kereta uap tersebut juga akan melalui sebuah terowongan, sementara di sepanjang rel terdapat tanaman tebu yang tersebar.

Di saat kamu melintasi sisa bangunan bekas kolonial Belanda, nuansa kolonial sangat kentara, karena di sebelahnya terdapat rumah berarsitektur khas Belanda dari zaman dahulu.

2. Mini Zoo

Daya tarik yang kedua dari Sondokoro adalah keberadaan mini zoo di objek wisata ini. 

Agrowisata Sondokoro adalah konsep wisata yang menggabungkan pertanian, perkebunan, dan kebun binatang mini atau mini zoo.

Sambil menikmati keindahan alam di wilayah ini yang semuanya masih alami, pengunjung dapat memberi makan binatang-binatang yang ada di mini zoo,mulai dari merak hingga kancil.

Jumlah binatang yang ada di tempat ini memang sangat terbatas. Itulah yang membuatnya disebut sebagai mini zoo.

Namun uniknya, di area mini zoo juga terdapat area terapi ikan di mana kamu bisa memasukkan kaki ke dalam kolam yang banyak ikannya.

Kemudian ikan-ikan yang ada di kolam akan menyerbu jamur dan kutu yang ada di kakimu. Sensasi ini sangat unik dan lama-kelamaan membuat kamu betah.

3. Menikmati Keindahan Bunga

Kemudian daya tarik ketiga dari destinasi wisata ini adalah menikmati keindahan bunga. 

Di Agrowisata Sondokoro terdapat area taman yang ditumbuhi berbagai bunga indah mulai dari bunga matahari, bunga kamboja, hingga bunga melati.

Area ini tentunya menjadi salah satu spot foto menarik bagi pengunjung.

Kalau kamu hanya ingin sekadar menikmati hamparan taman bunga yang indah di sore hari yang sejuk juga tidak ada salahnya.

Kebun bunga di Agrowisata Sondokoro relatif teduh karena berada di sekitar pepohonan yang rindang. 

4. Memetik dan Mengolah Teh hingga Kopi

Lalu yang menjadi daya tarik keempat dari Agrowisata Sondokoro adalah pengunjung dapat memetik dan mengolah teh hingga kopi.

Agrowisata Sondokoro menyajikan pengalaman wisata yang unik dan menarik.

Dimana pengunjung diajak untuk memahami lebih dalam tentang cara penanaman kopi dan teh oleh petani setempat, sambil mencoba secara langsung aktivitas memetik buah kopi dan teh.

Tak hanya itu, para wisatawan juga dapat menyaksikan proses pengolahan kopi dan teh, mulai dari biji hingga menjadi minuman siap saji.

Dengan konsep ini, wisatawan memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan penanaman, perawatan, dan panen kopi serta teh.

Hal ini memberikan pengalaman yang mendekatkan pengunjung dengan alam dan proses produksi kopi dan teh yang menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari kita.

Kegiatan ini juga menarik untuk diikuti anak-anak. Pengalaman memetik teh dan kopi sembari mengikuti kegiatan penanaman dan perawatan tumbuhan akan menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak yang rutinitasnya jauh dari aktivitas tersebut.

5. Aneka Spot Foto Instagramable

Daya tarik yang kelima dari Agrowisata Sondokoro, lokasi ini punya sejumlah spot foto estetik yang tentunya sangat Instagramable.

Beberapa spot terbaik yang dapat Anda manfaatkan di Agrowisata Sondokoro antara lain rumah pohon yang memberikan nuansa alam nan indah yang ada di area agrowisata ini.

Kemudian ada jembatan gantung yang menghubungkan dua tempat dengan latar belakang pemandangan alam yang menakjubkan.

Tak lupa, pastikan untuk tidak melewatkan peluang untuk berfoto bersama keluarga di area pabrik gula.

Berfoto di lokasi pabrik gula dapat menjadi latar belakang yang penuh edukasi dan sejarah.

Tentu saja, penting untuk selalu menjaga keamanan dan keselamatan ketika mengabadikan momen di setiap spot.

Perlu menjadi perhatian kepada wisatawan untuk patuh terhadap segala peraturan yang berlaku dan hindari mengganggu pengunjung lainnya.

Dengan memanfaatkan spot terbaik di Agrowisata Sondokoro, dapat diciptakan foto-foto yang memukau dan menghasilkan kenangan yang tak terlupakan.

6. Terdapat Area Kolam Renang

Daya tarik keenam dari Agrowisata Sondokoro adalah keberadaan kolam renang bersih dan luas yang memang dikhususkan sebagai wahana bermain pengunjung.

Untuk menikmati fasilitas ini pengunjung hanya akan dikenai biaya tiket sebesar Rp 10.000 per orang.

Harga ini termasuk murah untuk dapat bermain air di area kolam renang sepuasnya. Tetapi harus diingat bahwa anak-anak tetap harus berada dalam pengawasan orangtua.

7. Aneka Wahana Permainan

Yang menjadi daya tarik terakhir dari Agrowisata Sondokoro adalah banyaknya wahana permainan yang bisa kamu dan keluargamu nikmati, mulai dari bianglala, flying fox, motor listrik hingga perahu ayun.

Nah setiap wahana ada tiket masuknya masing-masing. Jadi memang pengunjung harus menyiapkan budget lebih jika ingin menikmati wahana permainan.

Tapi tidak perlu khawatir, harganya tetap terjangkau kok, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per orang per wahana permainan. (dam)

Editor : Damianus Bram
#karanganyar #Agrowisata Sondokoro #pabrik gula #tasikmadu #Wisata di Karanganyar