Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Air Terjun Grojogan Sewu, Wisata Alam di Tawangmangu, Karanganyar yang Populer dan Punya Keunikan Tersendiri

Damianus Bram • Minggu, 19 Mei 2024 | 20:37 WIB
Ilustrasi Air Terjun Grojogan Sewu dari dua angle dan dua momen yang berbeda.
Ilustrasi Air Terjun Grojogan Sewu dari dua angle dan dua momen yang berbeda.

RADARSOLO.COM - Bicara wisata alam di Karanganyar, serasa kurang lengkap jika tidak menyertakan Air Terjun Grojogan Sewu.

Destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Tawangmangu ini merupakan air terjun populer di Karanganyar yang cukup dikenal masyarakat luas.

Air Terjun Grojogan Sewu merupakan air terjun dengan tinggi kurang lebih 81 m. Wisata Grojogan Sewu memiliki luas 20 Ha dengan pemandangan alam yang indah serta pohon-pohon rindang yang menjulang tinggi.

Arti Grojogan dalam bahasa Jawa berarti air terjun dan sèwu berarti seribu. Apabila digabung Grojogan Sèwu berarti air terjun seribu.

Meskipun air terjunnya di sini hanya ada satu akan tetapi ada beberapa titik air terjun yang dapat dinikmati.

Dikutip dari laman Badan Otorita Borobudur, kondisi dari Grojogan Sewu pada dasarnya mempunyai air terjun bercabang-cabang, yang memiliki peluncuran berbentuk meluas.

Namun sayangnya, sebagian besar dari air terjun ini akan mengalami kekeringan apabila disaat di musim panas.

Selain itu, disisi kanan pada air terjun ini memiliki sebuah hutan wisata dengan luas hingga 20 hektar.

Kawasan dari hutan ini memiliki banyak sekali ditumbui oleh berbagai macam pepohonan hijau yang menjadi hunian para kera liar.

Kawanan kera liar ini bisa ditemukan berkeliaran di beberapa lokasi, dan biasanya akan tertarik dengan pengunjung yang membawa bungkusan makanan.

Meski demikian, pengunjung tidak perlu khawatir karena beberapa petugas siap berjaga untuk menghalau kawanan kera yang berusaha mendekat.

Tempat wisata ini memiliki beberapa fasilitas pendukung yang akan memudahkan wisatawan agar kunjungan ketempat ini semakin menyenangkan.

Di antaranya fasilitas tersebut meliputi kolam renang, taman binatang, kios makanan, tempat beristirahat, cenderamata, kios buah-buahan, dan tempat MCK.

Bagi wisatawan muslim tidak perlu merasa khawatir, karena tempat ini juga menyediakan mushala untuk beribadah dilengkapi dengan peralatan sholat yang dibutuhkan.

 

Selain itu, Air terjun Grojogan Sewu menyimpan beberapa keunikan, salah satunya adalah keberadaan 1.250 buah anak tangga yang harus dilewati wisatawan.

Dimana wisatawan berangkat dari loket 1, bakal ada 550 anak tangga yang harus dilewati ketika turun ke arah air terjun.

Sementara untuk kembali ke atas, ada sebanyak 700 anak tangga yang harus didaki oleh pengunjung.

Karena itu, sepanjang jalur anak tangga terdapat shelter untuk beristirahat, nomor telepon pengelola yang bisa dihubungi apabila terdapat kendala selama perjalanan, bahkan jasa tandu apabila diperlukan.

Sementara itu, sejumlah masyarakat meyakini, jika tempat wisata Grojogan Sewu ini memiliki cerita mitologi yang sangat khas.

Bahkan sampai hari ini telah berkembang sangat meluas. Mitos tersebut sangat berlaku bagi para pasangan yang belum menikah.

Mitos tersebut berbunyi, jika sepasang kekasih yang belum menikah melintasi sebuah jembatan yang ada di depan air terjun tersebut, maka hubungan yang dijalin tidak akan lama dan tidak bisa bertahan hingga pernikahan.

Kawasan wisata alam ini terletak di Jl. Raya Tawangmangu, Beji, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Sementara Air Terjun Grojogan Sewu ini buka setiap hari dari pukul 08.00 – 16.00 WIB. 

Sedangkan harga tiket masuk air terjun Grojogan Sewu untuk wisatawan lokal adalah sebesar Rp 22.000.

Sementara untuk wisatawan mancanegara akan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp 175.000. Harga tiket ini berlaku setiap hari, baik pada hari biasa, hari libur, maupun akhir pekan. (dam)

 

Editor : Damianus Bram
#tawangmangu #grojogan sewu #air terjun #Wisata di Karanganyar #wisata alam