RADARSOLO.COM - Dusun Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar dikenal sebagai surganya bunga dan tanaman hias.
Beragam jenis tanaman hias, dari yang paling murah hingga mahal ada di sana.
Bahkan, mayoritas warga Nglurah berjualan tanaman hias.
Tak heran jika Nglurah dijuluki Kampung Wisata Sewu Kembang.
Nah, selain surga tanaman hias, dusun yang berada di kaki Gunung Lawu itu juga menyimpan potensi wisata lain yang tak kalah menarik.
Apa saja potensi wisata di Nglurah, Tawangmangu?
1. Upacara Adat Dukutan
Tradisi Dukutan rutin digelar warga Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar tiap Selasa Kliwon di wuku Dukut (kalender Jawa).
Tradisi Dukutan merupakan upacara bersih dusun yang melibatkan para pemuda dan warga dari dua wilayah pedukuhan.
Yakni Nglurah Lor (Utara) dan Nglurah Kidul (Selatan).
Tradisi Dukutan ini juga sudah masuk dalam Warisan Cagar Budaya Tak Benda.
Tradisi ini bersih desa ini menjadi unik dan menarik karena adanya tawuran antarwarga.
Tawuran yang dimaksud adalah saling lempar sesajen yang dibawa warga.
Bagi warga Nglurah, tawuran ini sebagai upaya membuang energi negatif yang jadi sumber dari segala kejahatan.
Ritual ini diangkat dari legenda cinta yang sudah ratusan tahun hidup di dusun Nglurah Tawangmangu.
Konon, dua orang sakti yaitu Kyai Naratama dan Nyai Rasa Putih terlibat perseteruan di desa tersebut.
Namun, dari perkelahian-perkelahian itu akhirnya menumbuhkan persaaan saling jatuh cinta keduanya.
Hingga kemudian keduanya menikah dan menjadi pepunden Dusun Nglurah.
Sembari melihat prosesi tradisi Dukutan, wisatawan bisa dimanjakan dengan aneka tanaman hias yang berjajar di Dusun Nglurah. Sekaligus berbelanja tanaman hias untuk oleh-oleh.
2. Situs Menggung
Di Dusun Nglurah juga terdapat destinasi wisata berupa Situs Menggung.
Situs Menggung merupakan bangunan purbakala peninggalan zaman Hindu, dengan gaya arsitektur kebudayaan megalitikum yaitu punden berundak.
3. Pemandangan Alam Indah
Kampung Wisata Sewu Kembang punya pemandangan alam yang indah dan sejuk, dengan latar belakang Gunung Lawu.
Kadang, wilayah ini tertutup kabut turun membuat suasana menjadi lebih sejuk.
Ingin merasakan sensasi hawa pegunungan yang lebih lama, wisatawan bisa menginap di sana.
Apalagi di kawasan Nglurah banyak tersedia penginapan berupa villa dan wisma.
Bahkan, ada layanan homestay dan jeep adventure yang bisa mengantar pengunjung menjelajahi alam Dusun Nglurah.
Bagi yang ingin merasakan kembali ke alam, Anda juga bisa membuat tenda atau nge-camp di kawasan itu. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria