RADARSOLO.COM - Tidak hanya wisata alam, di Kabupaten Karanganyar ada satu objek wisata yang bertempat luas dan selalu padat dikunjungi wisatawan, yakni Alun-Alun Karanganyar.
Objek wisata ini merupakan salah satu tempat yang menjadi ikon Kabupaten Karanganyar dan dipadati pengunjung baik saat akhir pekan ataupun libur nasional.
Pusat keramaian di Bumi Intanpari -Sebutan Karanganyar- ini memiliki berbagai fasilitas dan objek wisata menarik yang bisa dinikmati pengunjung.
Objek wisata yang jadi pusat keramaian ini berada di depan kantor Bupati Karanganyar, serta berdekatan dengan Masjid Agung Karanganyar.
Suasana sejuk dengan lapangan yang begitu luas menjadi daya tarik wisatawan untuk berkumpul dan bersantai.
Hamparan rerumputan hijau yang menyegarkan mata pun membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di tempat ini.
Ada berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Alun-Alun Karanganyar. Mulai dari wisata kuliner, hingga menikmati wahana permainan bersama anak-anak.
Lokasinya yang strategis di tengah kota membuat tempat ini sering dimanfaatkan untuk berbagai perayaan hari-hari besar, serta upacara adat keagamaan.
Pengunjung dapat memasuki area ini tanpa membayar biaya tambahan apa pun. Ini berlaku untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.
Wisatawan hanya dikenakan tarif parkir kendaraan yang dipatok sekitar Rp 2.000 - Rp 5.000, tergantung jenis kendaraan yang digunakan.
Jam operasional objek wisata yang ada di tengah Kabupaten Karanganyar ini adalah 24 jam dan tidak ada aturan tertentu.
Jadi, pengunjung bisa datang kapan saja, baik pagi, siang, bahkan malam hari.
Selain suasana yang sejuk dan tempat begitu luas untuk bersantai, Alun-Alun Karanganyar menghadirkan berbagai fasilitas penunjang.
Apa saja fasilitas yang ada di Alun-Alun Karanganyar? Ini ulasannya:
1. Monumen Gerakan Sayang Ibu (GSI)
Cukup unik dan memiliki banyak momen sejarah, monumen Gerakan Sayang Ibu adalah wisata yang ada di sekitar Alun-Alun Karanganyar.
Ini merupakan monumen yang terbuat dari batu dan terletak di dalam pendopo terbuka.
Di atas batu monumen GSI terdapat patung menyerupai seorang ibu yang tengah menggendong anak.
Bentuk patung yang indah dan ikonik ini pun sering digunakan untuk berfoto.
2. Lapangan Multifungsi
Melansir situs resmi Kabupaten Karanganyar, Alun-Alun Karanganyar sering digunakan untuk berbagai acara besar.
Berbagai kegiatan rutin diselenggarakan oleh Pemda Karanganyar, seperti upacara kemerdekaan 17 Agustus, serta HUT Karanganyar setiap 11 November.
Kegiatan yang diadakan di tempat ini meliputi konser musik, perkumpulan, pameran, serta aktivitas lainnya.
Tempatnya yang begitu luas membuat pengunjung merasa nyaman selagi beraktivitas dan bersantai di tempat ini.
3. Sarana Olahraga
Di akhir pekan atau saat hari libur nasional, Alun-Alun Karanganyar lebih ramai dipadati pengunjung.
Tak sekadar untuk bersantai, tempat ini pun juga mendukung berbagai kegiatan olahraga.
Masyarakat sering menggunakannya untuk berolahraga di dalam lapangan, seperti sepak bola atau voli.
Selain itu, kegiatan olahraga seperti bersepeda, jogging, ataupun lari juga bisa dilakukan di sekitar luar lapangan Alun-Alun Karanganyar.
4. Air Mancur Menari
Objek wisata lain di Alun-alun Karanganyar adalah adanya pertunjukan air mancur menari. Hal ini tepatnya berada di Taman Gajah, yang lokasinya masih berada di kawasan alun-alun.
Air mancur menari dinamakan Wings of Time, yang mirip dengan air mancur ikonik di Singapura. Pertunjukan air mancur berlangsung saat malam hari.
Pengunjung bisa menikmati aksi dari air mancur menari dengan berbagai pipa-pipa instalasi warna-warni yang menarik.
Adanya alunan musik yang mengiringi pun menjadi keistimewaan dari air mancur Wings of Time di Alun-Alun Karanganyar.
5. Sepeda Antik Warna-warni
Sepeda kayuh warna-warni yang menyerupai mobil juga menjadi daya tarik wisata Alun-Alun Karanganyar.
Setiap malam hari, pengunjung bisa menaiki sepeda kayu yang disewakan dengan tarif cukup terjangkau.
Adanya lampu warna-warni dan desain unik di setiap sepeda kayu menjadikan tempat ini spot foto instagramable.
Mulai dari warna hijau, ungu, merah, kuning hingga berbagai warna unik lainnya.
Kendaraan antik ini bisa disewa untuk dipakai mengelilingi alun-alun dan melihat objek wisata di sekitarnya.
6. Wisata Kuliner
Jangan sampai melewati wisata kuliner di Alun-Alun Karanganyar, ya, Moms!
Seringnya, terdapat pedagang kaki lima yang menjajakan makanan khas Jawa dengan harga terjangkau.
Di berbagai titik, wisatawan juga bisa bersantai sambil menikmati kuliner dengan suasana sejuk dari rimbunnya pepohonan. (dam)
Editor : Damianus Bram