RADARSOLO.COM – Ribuan pekerja Kusuma Grop menggeruduk kantor bupati Karanganyar, Rabu (5/6/20240).
Aparat kepolisian dikerahkan untuk menjaga aksi pekerja Kusuma Group berlangsung tertib dan aman.
Massa pekerja Kusuma Group datang ke pusat pemerintahan Kabupaten Karanganyar dengan cara berkonvoi menggunakan sepeda motor.
Para pekerja Kusuma Group yang merupakan pabrik tekstil itu mempertanyakan gaji mereka selama 3 bulan terakhir yang tak kunjung cair.
Setelah berorasi, perwakilan massa pekerja Kusuma Group beraudiensi dengan pejabat Pemkab Karanganyar.
“Teman-teman ini adalah pekerja yang paling sabar. Sudah sejak tiga bulan lalu, mereka tidak menerima gaji,” ujar Dwi Maryadi, Pimpinan Unit Kerja di Kusuma Group saat audiensi dengan pejabat Pemkab Karanganyar.
“Saat Idul Fitri lalu, teman-teman hanya menerima upah sebesar Rp 200 ribu atau 10 persen dari gaji," imbuhnya.
Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan rumah tangga para pekerja Kusumahadi Grup terganggu.
"Teman-teman psikologisnya kena pak. Dari perusahaan sudah tidak ada gaji maupun pesangon. Juga tidak bisa bekerja di perusahaan lain, karena statusnya masih bekerja di Kusuma Group," beber Dwi.
Hingga berita ini masuk redaksi, perwakilan Kusuma Group dan serikat pekerja serta Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi, Sekda, dan kepala dinas terkait masih melakukan audiensi. (rud/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono