Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tekan Stunting, Pemkab Karanganyar Dorong Korpri Jadi Bapak Asuh

Rudi Hartono RS • Selasa, 11 Juni 2024 | 03:46 WIB
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi serahkan bantuan dalam program bapak asuh  untuk menekan angka stunting. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi serahkan bantuan dalam program bapak asuh untuk menekan angka stunting. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Korpri Kabupaten Karanganyar turut ambil bagian dalam penanganan stunting lewat program bapak asuh. Korpri memberikan susu formula dan vitamin terhadap anak yang mengalami stunting.

Data di Kabupaten Karanganyar, terdapat 24 desa ditemukan kasus stunting. Tersebar di Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo, Jatipuro, Jenawi, Kebakkramat, Tasikmadu, dan Karangpandan. Program susu formula ini diharapkan menurunkan angka stunting di kabupaten Karanganyar.

Penjabat (Pj) Sekda Karanganyar sekaligus Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Karanganyar Zulfikar Hadidh menyampaikan, sampai saat ini masih ada 2.105 anak yang mengalami stunting di wilayah Kabupaten Karanganyar pada 2023.

”Kami berharap dengan adanya bantuan dari Korpri yakni berupa susu formula dan vitamin itu, nantinya akan dapat menekan angka stunting di Karanganyar,” terang Zulfikar.

Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi menyampaikan, bantuan tersebut merupakan sumbangan dari anggota korpri yang mengambil peran untuk percepatan penanganan stunting di Kabupaten Karanganyar.

Bantuan tersebut yakni berupa 19 paket berisi susu formula dan vitamin, diberikan kepada anak penderita stunting di Puskesmas Karangpandan akhir pekan lalu.

”Tahap pertama ada 77 anak yang menerima bantuan dalam program bapak asuh stunting. Diberikan selama tiga bulan. Pemberian tiap bulan, ada susu formula khusus dan vitamin,” terang Timotius.

Tidak hanya memberikan vitamin dan susu formula, tim dari kabupaten nantinya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi anak penderita stunting yang menerima bantuan tersebut secara berkala.

Selain Korpri, lanjutnya, BUMD telah ambil bagian juga dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Karanganyar.

”Kami ajak semua yang ingin terlibat menangani stunting. BUMD sudah, pihak swasta melalui CSR nanti bisa ikut terlibat,” terangnya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#susu formula #jatipuro #jenawi #karanganyar #stunting #tasikmadu #jumapolo #kabupaten karanganyar #kebakkramat #korpri #bumd #karangpandan #Vitamin #jatiyoso