Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mengenal Tradisi Mondosiyo di Candi Cetho Karanganyar, Semua Warga Berkumpul Menikmati Hasil Bumi dan Doakan Leluhur

Syahaamah Fikria • Rabu, 12 Juni 2024 | 03:48 WIB
Candi Cetho di Jenawi, Karanganyar dengan pemandangan alamnya yang sangat eksotis.
Candi Cetho di Jenawi, Karanganyar dengan pemandangan alamnya yang sangat eksotis.

RADARSOLO.COM - Candi Cetho merupakan salah satu candi Hindu di Jenawi, Karanganyar dengan daya tarik yang tak pernah lekang.

Berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 m di atas permukaan laut, Candi Cetho memiliki keindahan pemandangan yang menakjubkan.

Namun demikian, bukan hanya sisi sejarah dan pemandangan yang memesona.

Wisata Candi Cetho juga makin menarik dengan adanya tradisi-tradisi yang terus dilestarikan di sana. Salah satunya adalah Mondosiyo.

Mondosiyo merupakan budaya sedekah bumi yang dilaksanakan masayarakat Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar di kompleks Candi Cetho.

Mondosiyo digelar tujuh bulan sekali pada hari Selasa Kliwon Wuku Mandasiya.

Tradisi ini mempunyai tiga rangkaian yang jadi satu makna sekaligus.

Yakni odalan atau wetonannya leluhur, di mana leluhur ini disebut sebagai Danyang-nya Dusun Cetho.

Kemudian sedekah bumi dan bersih dusun.

Di momen ini, ratusan warga Dusun Cetho dan sekitarnya akan berbondong-bondong berkumpul di pelataran Candi Cetho.

Mereka membawa uba rampe berisi aneka jenis makanan, seperti ayam ingkung, tumpeng kecil, lauk pauk, sayur, dan hasil bumi lain, yang dibungkus kain motif batik.

Setelah semua berkumpul, tokoh spiritual akan memanjatkan doa yang meminta keselamatan dan kesejahteraan warga. Serta mendoakan arwah leluhur.

Setelah itu, warga akan bersama-sama menikmati makanan yang telah mereka bawa.

Dalam tradisi ini, semua warga baik itu yang beragam Hindu, Islam, Kristen dan lainnya ikut dan berkumpul.

Mereka bersama-sama melestarikan tradisi untuk memperingati hari kelahiran Ki Ageng Krincing Wesi, yang dipercaya sebagai leluhur warga Cetho. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#jenawi #karanganyar #mondosiyo #Wisata di Karanganyar #Candi Cetho #leluhur #sedekah bumi #tradisi