RADARSOLO.COM - Ada wisata di Karanganyar yang masih belum begitu terjamah. Salah satunya air terjun Jumog Jati yang berada di lereng Gunung Lawu sisi utara.
Kabupaten Karanganyar dikenal memiliki beragam destinasi wisata mulai dari wisata religi, peninggalan sejarah, agrowisata hingga wisata alam.
Meski demikian, wisata alam yang masih menjadi primadona destinasi wisata di wilayah Karanganyar.
Pasalnya pemandangan, suasana yang disuguhkan sejumlah tempat wisata alam di Karanganyar sungguh memanjakan para pengunjung.
Termasuk air terjun Jumog Jati yang terletak di Dusun Magar, Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Karanganyar.
Air terjun ini masih sangat alami dan berada di tengah hutan yang masih terjaga keasriannya.
Perjalanan untuk menuju Jumogjati memang cukup jauh. Jika ditempuh dari Solo, kita membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit dengan menggunakan sepeda motor.
Jalurnya bisa lewat Solo-Sragen-Sambirejo-Jenawi. Atau Solo-Karangpandan-Ngargoyoso-Jenawi.
Memang cukup melelahkan, namun hal itu terbayarkan dengan suasana air terjun yang menenangkan. Apalagi air terjun ini belum banyak dijamah wisatawan.
Untuk akses menuju air terjun cukup baik. Pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan karet di sepanjang jalan menuju air terjun Jumog Jati.
Meski jalan berupa cor-coran dan agak kasar dengan medan yang cukup menanjak, jalan tersebut masih dapat dengan mudah diakses kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Sesampainya di dekat lokasi, kita dapat memarkirkan kendaraan di masjid terdekat. Setelah itu, kita diharuskan untuk berjalan kaki selama dua menit untuk mencapai air terjun Jumog Jati.
Di sana pengunjung dapat berfoto-foto di dekat air terjun maupun bermain air.
Karena belum ada pengelola, jam kunjungan ke Jumog jati tidak menentu. Untuk harga tiket masuk (HTM) masih sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 5000. (*Harga dapat sewaktu-waktu berubah). (dam)
Editor : Damianus Bram