RADARSOLO.COM - Tawangmangu, Karanganyar yang memiliki beragam objek wisata menarik ternyata tak hanya cocok jadi destinasi rekreasi nan happy-happy.
Sebab, Tawangmangu juga punya tempat petilasan pertapaan yang jadi jujugan tokoh-tokoh besar untuk melakukan tirakat.
Tempat itu adalah Pertapaan Pringgodani, yang berada di Kelurahan Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar.
Pertapaan Pringgodani ini berada dalam kawasan Perhutani, di tengah hutan sisi barat lereng Gunung Lawu.
Kompleks pertapaan Pringgodani ini dipercaya sebagai salah satu petilasan Eyang Panembahan Koconegoro.
Tidak ada penjelesan secara pasti siapa sosok Eyang Panembahan Koconegoro.
Bahkan sebagian pihak menganggap jika Eyang Panemabahan Koconegoro tidak ada.
Adapun kata Pringgondani berasal dari kata dalam bahasa Jawa.
Yakni “pring” yang artinya bambu, “nggon” adalah tempat, dan “dani” yaitu memperbaiki.
Sehingga Pringgodani dapat diartikan sebagai tempat yang digunakan untuk memperbaiki diri.
Di dalam pertapaan Pringgodani diketahui terdapat sanggar dengan empat arca.
Yakni Sendang Gedang, Sendang Temanten dan Sendang Panguripan.
Jujugan Tokoh-Tokoh Besar dan Politisi
Tempat ini cukup terkenal bagi pihak-pihak yang biasa melakukan tirakat.
Pertapaan biasanya ramai setiap malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon untuk berdoa dan tirakat.
Mereka tak hanya datang dari wilayah Karanganyar atau Solo Raya. Namun juga dari berbagai daerah.
Bahkan, sejumlah tokoh besar dan tokoh penting nasional pernah datang ke sana.
Konon, Presiden RI I Ir Soekarno pernah berkunjung ke pertapaan itu.
Kemudian, ada Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Wiranto, Hatta Rajasa, dan masih banyak lagi.
Tak ketinggalan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga pernah ke Pertapaan Pringgodani. Yakni saat Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Selain itu, yang menarik adalah petilasan itu akan makin ramai kunjungan saat musim Pemilu atau Pilkada.
Sebab, petilasan tersebut juga jadi langganan para caleg atau calon kepala daerah untuk melakukan tirakat, berdoa dan menenangkan diri, agar lancar mengikuti kontestasi Pemilu atau Pilkada.
Puncak Ritual
Bagi sebagian orang, petilasan Pertapaan Pringgondani ini merupakan tempat yang baik untuk melakukan prihatin, berdoa dan menenangkan diri bagi.
Mereka yang memiliki angen-angen atau cita-cita biasanya akan memanjatkan permohonan atau doa di sana.
Puncak dari ritual atau tirakat di Pertapaan Pringgodani adalah mandi di tujuh mata air atau pancuran alami yang airnya memancar dari tebing.
Lokasi Ekstrem
Pertapaan Pringgodani berada di tengah hutan yang dikelola Perhutani.
Di sisi lereng Gunung Lawu, dengan ketinggian 1.300 mdpl itu.
Tak heran, hawa di kompleks petilasan itu sangat dingin.
Untuk mencapai lokasi tersebut, pengunjung harus berjalan mendaki di tangga yang jaraknya cukup panjang.
Sebab, lokasi pertapaan itu tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria