Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mengenal Molen Pisang Khas Tawangmangu, Karanganyar: Berawal dari Sekaten

Damianus Bram • Senin, 24 Juni 2024 | 20:19 WIB
Molen khas Tawangmangu punya cita rasa lebih manis. Camilan ini punya sejarah menarik.
Molen khas Tawangmangu punya cita rasa lebih manis. Camilan ini punya sejarah menarik.

RADARSOLO.COM - Jalan-jalan ke Tawangmangu tak lengkap rasanya kalau belum mencicipi jajanan khasnya, yakni molen pisang.

Seiring dengan perkembangan zaman, kini, ada banyak pilihan isinya. Pedagangnya juga menjamur sepanjang jalan Tawangmangu. Lantas seperti apa awal mula camilan ini muncul?

Molen pisang khas Tawangmangu sudah ada sejak 1984. Berawal dari usaha kecil-kecilan salah seorang pedagang yang merintis, yakni Jiman Hadimartono.

Kemudian berkembang pesat pada 2007. Sampai sekarang, molen pisang menjadi ikon jajanan Tawangmangu.

Dilansir JawaPos Radar Solo, Pisang Molen Tawangmangu ini pertama kali dikembangkan oleh Jiman. Warga Tawangmangu ini mengembangkan usaha molen pisang berawal dari acara sekaten di Kota Solo.

Saat itu, Jiman bersama keluarganya berwisata ke Sekaten di Alun-Alun Utara Surakarta. Dia lantas tertarik dengan pisang molen yang sudah lebih dulu ada di Solo.

Dia jajan molen pisang sekaten. Kemudian punya ide mengembangkannya di Tawangmangu. 

Pak Man lalu berkreasi membuat molen pisang sendiri. Terutama pada isi pisang di dalamnya.

Jika molen sebelumnya menggunakan pisang Kepok, Jiman berkreasi menggantinya dengan pisang Bawen asli Tawangmangu. Hasilnya, molen pisang buatannya lebih manis dan empuk.

Pak Man kemudian mulai membuka gerobak molen pisang di timur Terminal Tawangmangu. Penjualannya langsung berkembang pesat. Kebanyakan pembeli adalah wisatawan yang berwisata di Grojogan Sewu.

Seiring berjalannya waktu, banyak pedagang-pedagang molen yang bermunculan. Kemudian membuat molen dengan aneka isi berbeda.

Tak hanya pisang Bawen, tapi juga berisi coklat, keju, stroberi, kacang ijo, pisang coklat (piscok), nanas, nangka, tape, ubi ungu, ketan, hingga durian. (dam)

BAHAN-BAHAN

VARIAN RASA

Editor : Damianus Bram
#tawangmangu #karanganyar #Molen Pisang #Wisata di Karanganyar #kuliner