Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Melirik Es Dawet Anti Mainstream dengan Cendol Warna Ungu yang Ada di Pasar Tegalgede, Karanganyar

Damianus Bram • Kamis, 27 Juni 2024 | 22:42 WIB

 

Es dawet ungu Pasar Tegalgede Karanganyar. Cendolnya terbuat dari campuran saripati ubi ungu khas lereng Gunung Lawu.
Es dawet ungu Pasar Tegalgede Karanganyar. Cendolnya terbuat dari campuran saripati ubi ungu khas lereng Gunung Lawu.

RADARSOLO.COM - Kabupaten Karanganyar tidak hanya memiliki pesona wisata yang menawan, namun juga menyuguhkan kuliner unik yang pantas dicoba, yakni Es Dawet Ungu.

Es dawet ini bisa dibilang Es Dawet Anti Mainstream. Pasalnya warna cendolnya bukan hijau atau putih pada umumnya, melainkan ungu.

Konon katanya, warna cendol dawet tersebut didapat dari ubi ungu. Seperti apa rasanya? Berikut ulasannya.

Wilayah lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar terkenal sebagai penghasil ubi ungu. Bahan karbohidrat ini biasa diolah menjadi aneka camilan seperti timus, keripik ubi ungu, wingko hingga bolen.

Namun di tangan pasangan suami istri Surono, 40, dan Sri Mulyani, 35, ubi ungu disulap menjadi cendol.

Surono biasa berjualan es dawet ungu di pojok Pasar Tegalgede, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.

Mereka mulai berjualan es dawet ungu sejak tujuh tahun lalu. Gerobaknya yang juga didominasi warna ungu dibuka mulai pukul 09.00 sampai 12.00. Surono juga menerima pesanan melalui pesan singkat.

Sebagai informasi, cendol ungu dalam es dawet ini bahan bakunya sama seperti cendol pada umumnya, yakni tepung onggok atau tepung aren. Hanya saja, pewarnanya menggunakan ubi ungu.

Jadi mereka menggunakan ubi ungu dan hanya diambil saripatinya saja untuk menghasilkan pewarna ungu dari ubi ungu.

Kemudian dicampur dengan tepung onggok atau tepung aren, baru dimasak seperti bubur sampai matang. Kemudian baru dicetak.

Soal rasa, cendol ungu yang dibuat Surono ini punya aroma ubinya. Sehingga lain dari cendol pada umumnya.

Dalam satu porsi es dawet ungu ini berisikan cendol, mutiara, agar-agar, tape, santan, dan gula merah. Harga es dawet ungu ini kisaran Rp 5.000 plus tape.

Selain itu, yang menarik dari es dawet ungu ini adalah wadahnya yang menggunakan mangkuk gerabah. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Pasar Tegalgede #karanganyar #ubi ungu #es dawet ungu #kuliner