RADARSOLO.COM - Kabupaten Karanganyar menyimpan banyak cerita misteri. Salah satunya Sendang Getas di Desa/Kecamatan Jaten. Dulu, sendang ini seing dipakai untuk semedi sebelum naik ke Gunung Lawu.
Sendang Getas terletak di Kampung Getas, Desa Jaten. Lokasinya tak jauh dari jalan utama Karanganyar-Tawangmangu. Hanya berjarak sekitar 500 meter dari jalan utama.
Sendang Getas dulunya dipercaya masyarakat sekitar, sebagai salah satu lokasi untuk menentramkan hati. Terutama yang berniat untuk naik ke Gunung Lawu.
Kepala Dusun (Kadus) Getas Triyono menjelaskan, Sendang Getas saat ini dikelola masyarakat sekitar.
Triyono mengatakan Sendang Getas sekarang menjadi salah satu lokasi untuk memancing, setelah mendapat bantuan benih ikan dari Pemkab Karanganyar, melalui dinas pertanian, perikanan, dan pangan.
Selain itu, air di Sendang Getas ini juga tidak pernah surut meskipun kemarau panjang.
Jauh sebelum dipercantik, masyarakat sekitar meyakini Sendang Getas menyimpan banyak misteri. Berhubungan erat dengan Sendang Dangkrong, yang ada di kawasan Pabrik Gula (PG) Tasikmadu.
Sebagai catatan, Sendang Dangkrong dipercaya sebagai salah satu lokasi untuk tirakat. Lokasi untuk menyerahkan sesembahan di zaman kerajaan, bersama pemerintahan kolonial Belanda. Sesembahan ini diberikan agar proses giling tebu menjadi gula pasir diberi kelancaran.
“Sendang Getas menurut beberapa cerita orang tua zaman dulu, memiliki saluran atau jalur bawah tanah yang tembus ke Sendang Dangkrong. Di sana ada petilasan bernama Jogosuto dan Jogosuworo. Di malam-malam tertentu, dulu banyak orang yang sering meditasi di Sendang Getas untuk menentramkan hati,” jelas Triyono, kemarin (29/6).
Seiring perkembangan zaman, Sendang Getas dipercantik. Menyusul hadirnya perumahan-perumahan baru di sekitar kawasan tersebut.
“Sampai saat ini masih ada masyarakat yang percaya, Sendang Gertas masih memiliki hawa atau aura mistis. Sebagai salah satu lokasi untuk semedi orang yang ragu atau galau dalam hidupnya,” beber Triyono.
Meski dikepung pengembangan sektor properti, Triyono mengklaim tidak ada perumahan yang dibangun di dekat Sendang Getas.
“Karena masyarakat di sini masih mempercayai bahwa Sendang Getas punya kekuatan yang luar biasa. Aura mistisnya masih kuat,” bebernya. (rud/fer)
Editor : Damianus Bram