RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di puncak musim kemarau saat ini. Salah satunya dengan mengirimkan tandon air di wilayah perbatasan permukiman dengan hutan Gunung Lawu.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, selain melakukan penataan sejumlah titik karhutla, pihaknya juga menyalurkan torong atau tandon air ke salah satu masyarakat peduli api (MPA) di Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran di kawasan lereng Gunung Lawu.
”Sudah kami petakan dan kami data wilayah yang dikhawatirkan mengalami kebakaran,” terang Hendro, Senin (2/9/2024).
Salah seorang relawan Rimba Lawu Ngargoyoso Edy Jialing mengungkapkan, untuk mengantisipasi karhutla Lawu, relawan Rimba Lawu telah melakukan sosialisasi ke masyarakat bertajuk Gerakan Gunung Lawu Tanpa Asap.
”Kami sudah turun langsung ke masyarakat untuk sosialisasi di kawasan hutan. Yakni dengan mengimbau, menegur dan reaktif, berburu asap, kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan Gunung Lawu,” tegasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras