Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

340 Jiwa warga Bakalan Jumapolo Kesulitan Air Bersih, BPBD Karanganyar Kirim Bantuan

Rudi Hartono RS • Rabu, 4 September 2024 | 02:46 WIB
Personel BPBD Karanganyar salurkan tandon air ke Dusun Jatirejo, Desa Bakalan, Kecamatan Jumapolo. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Personel BPBD Karanganyar salurkan tandon air ke Dusun Jatirejo, Desa Bakalan, Kecamatan Jumapolo. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Jumlah warga terdampak kemarau di Kabupaten Karanganyar bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat ada 340 jiwa warga Dusun Jatirejo, Desa Bakalan, Kecamatan Jumapolo yang kesulitan air bersih.

Sebelumnya, ada 140 kepala keluarga (KK) warga Desa Tugu, Kecamatan Jumantono yang sudah lebih dulu meminta bantuan air bersih pada awal Agustus lalu.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menjelaskan, sejauh ini sudah ada dua daerah yang meminta dropping air bersih. Yakni Desa Tugu, Jumantono; dan terbaru Desa Bakalan, Jumapolo.

”Ada 43 KK atau 340 jiwa yang terdampak kemarau karena debit air sumur dalam mereka menurun, pamsimas juga sudah tidak mengalir,” kata Hendro, kemarin (3/9).

Hendro menambahkan, warga yang terdampak kekeringan mulai mengajukan permintaan bantuan air bersih. Pihaknya segera menindaklanjuti dengan mengirim ke lokasi.

”Kemarin (Senin,Red) sudah dikirim air bersih satu tangki 5.000 liter dan tandon kapasitas 5.200 liter. Hari ini (kemarin,Red) kirim satu tangki air bersih lagi,” terang Hendro.

Dia menambahkan, Desa Bakalan menjadi salah satu desa yang juga terdampak selama kemarau pada tahun lalu. Bantuan tandon air yang disalurkan di Desa Bakalan tersebut dari BNPB yang diterima BPBD Karanganyar untuk penanganan dampak kekeringan selama kemarau.

”Untuk Desa Tugu sudah teratasi, kemarin kan debit sumber air menurun dan pompa rusak. Kami fasilitasi, kami laporan ke BNPB untuk bantuan pompa,” tuturnya.

Selain dua desa tersebut, lanjut Hendro, bantuan alat pompa dan toren untuk penanganan kekeringan juga disalurkan ke Desa Balong, Kecamatan Jenawi; Desa Tamansari, Kecamatan Kerjo; Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo; Desa Kedawung, Kecamatan Jumapolo; dan Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih. (rud/adi)

 

Editor : Adi Pras
#BPBD Karanganyar #debit air #jumapolo #kemarau #jumantono #dropping air bersih #kesulitan air bersih