Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Beredar Kabar Obat Pendampingan Program Implan KB di Karanganyar Diduga Kedaluwarsa, Ini Jawaban Pemkab

Rudi Hartono RS • Rabu, 18 September 2024 | 00:03 WIB
Ilustrasi obat.
Ilustrasi obat.

RADARSOLO.COM – Sejumlah obat yang digunakan untuk pendampingan program keluarga berencana (KB) yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Karanganyar diduga kedaluwarsa atau expired.

Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, obat yang kedaluwarsa adalah obat penghilang rasa nyeri setelah pemasangan implan KB. Padahal obat-obatan tersebut sudah diedarkan ke masyarakat.

Kepala Bidang Keluarga Berencana DP3AKB Kabupaten Karanganyar Ita Kusumawati saat dikonfirmasi membantah hal itu.

Dia mejelaskan, obat yang diberikan kepada masyarakat yang ikut dalam program implan KB tersebut sampai saat ini masih berlaku dan belum kedaluwarsa. Sehingga masih aman dikonsumsi.

”Memang kalau masa berlakunya itu sampai bulan sembilan ini, tapi itu masih bisa dikonsumsi untuk pendampingan program Implan KB sebagai salah satu obat penghilang rasa nyeri. Dan itu belum ED (expired date) mas, karena masih sampai 30 September nanti,” terang Ita, Selasa (17/9/2024).

Ita menambahkan, obat pendamping yang dia berikan berbeda dengan obat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar. Obat tersebut, merupakan obat yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

”Kalau untuk obatnya memang berbeda dari dinkes, karena obat tersebut droppingan dari pemerintah provinsi. Nah untuk mengantipasi hal tersebut, maka kami berkoordinasi dengan provinsi dan puskesmas agar menggunakan obat yang masih berlaku, agar masyarakat nyaman,” tegasnya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #program keluarga berencana #DP3AKB #expired #kedaluwarsa #KB #puskesmas