RADARSOLO.COM – Aksi unjuk rasa warga Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar di kantor Desa Munggur pada Kamis (3/10/2024) berakhir ricuh.
Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Munggur Bersatu merusak pagar kantor desa. Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, aksi perusakan tersebut karena massa tidak puas dengan jawaban kepala desa setempat.
Awalnya, massa menggelar aksi di depan kantor desa dengan pintu tertutup. Kemudian sang kades menemui massa tersebut.
Namun karena tidak puas dengan jawaban kades, massa meminta kembali penjelasan. Sayangnya, kades enggan menemui massa untuk kedua kalinya.
Karena tersulut emosi, massa Aliansi Masyarakat Munggur Bersatu nekat mendobrak dan merobohkan pintu kantor desa.
Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Kumontoy mengungkapkan, pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan Kantor Desa Munggur tersebut.
”Tekait dengan tuntutan atau permintaan dari masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum, sudah kami wadahi. Asalkan dijaga ketertibannya. Kalaupun ada pelanggaran, ya akan kami tindak tegas,” terang kapolres.
Kapolres menambahkan, saat ini jajaran dari kepolisian belum melakukan sikap terkait peristiwa tersebut. Lantaran masih menunggu laporan dari pihak yang dirugikan, dalam hal ini Pemerintah Desa Munggur.
”Kalaupun memang ada laporan terkait dengan pengerusakan, saya akan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tadi kami juga sudah perintahkan anggota untuk melakkukan identifikasi dan olah tempat kejadian,” tegas kapolres. (rud/adi)
Editor : Adi Pras