Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gara-Gara Si Demen Tomat Terasi, Pemkab Karanganyar Sabet Penghargaan dari Kemenpan RB

Rudi Hartono RS • Rabu, 9 Oktober 2024 | 04:48 WIB
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi (kanan) saat menerima penghargaan dari Kemenpan RB, Selasa (8/10/2024). (Dokumentasi Pribadi)
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi (kanan) saat menerima penghargaan dari Kemenpan RB, Selasa (8/10/2024). (Dokumentasi Pribadi)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Selasa (8/10/2024) pagi.

Yakni Kabupaten Penyelenggara Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2024, serta Kabupaten Karanganyar sebagai penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Keberlanjutan Tahun 2024 atas inovasi Si Demen Tomat Terasi (sistem deteksi dini dan pemantauan tuberkulosis mandiri, terpadu, dan terintegrasi).

Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi mengungkapkan, keberhasilan dua penghargaan ini merupakan sinergi dan prestasi ASN yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

”Ya semoga saja dengan penghargaan ini terus menginspirasi berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Karanganyar. Kami di pemerintahan bisa terus meningkatkan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat Karanganyar, tidak hanya di bidang kesehatan, akan tetapi di semua bidang akan kita tingkatkan,” terang Timotius, Selasa (8/10/2024).

Di sisi lain, program inovasi Si Demen Tomat yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar dibuat lantaran masih rendahnya penemuan kasus penderita TBS di Karanganyar yang sebelumnya hanya ditemukan 416 penderita dari target sebelumnya yakni 1826.

Dengan rendahnya penemuan tersebut, maka juga mengakibatkan rendahnya kasus yang diobati. Sehingga berdampak pada tingginya angka penularan di masyarakat.

Inovasi Si Demen Tomat Terasi adalah sistem yang memadukan aplikasi, pemberdayaan maupun jejaring TBC yang bertujuan meningkatkan cakupan penemuan terduga TBC dan pengobatannya di Kabupaten Karanganyar.

Dengan inovasi tersebut berdampak mampu meningkatkan penemuan penderita TBC dari 416 menjadi 770 pada 2022, dan sudah direplikasi di Puskesmas Nglipar, Gunung Kidul, Yogyakarta dan Kabupaten Sidoarjo. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#asn #tuberkulosis #penghargaan #TBC #inovasi pelayanan publik #sidoarjo #kemenpan rb #yogyakarta #Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi #sistem deteksi dini #pemerintah Kabupaten Karanganyar