Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Jelang Nataru, Harga Telur dan Cabai di Karanganyar Meroket: Ini Daftarnya

Rudi Hartono RS • Senin, 23 Desember 2024 | 04:20 WIB

 

Gerakan pasar murah di halaman kantor Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Minggu (22/12/2024). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Gerakan pasar murah di halaman kantor Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Minggu (22/12/2024). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Jelang Natal dan tahun baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan pokok di Karanganyar merangkak naik. Di antaranya telur ayam dan cabai.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar Budi Sutrisno menjelaskan, harga sejumlah bahan pokok terpantau mengalami kenaikan.

Seperti cabai merah keriting tembus Rp 40 ribu per kilogram (kg). Kemudian cabai rawit merah Rp 45 ribu per kg.

”Kenaikan disebabkan gangguan produksi akibat curah hujan tinggi,” ujar Budi, Minggu (22/12/2024).

Selain itu, lanjut dia, harga telur naik dari Rp 24 ribu menjadi Rp 29 ribu per kg.

”Disebabkan faktor akibat tingginya permintaan untuk pembuatan kue,” imbuh Budi.

Untuk itu, Pemkab Karanganyar menggelar gerakan pangan murah menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, Minggu (22/12/2024).

Lokasinya di halaman kantor Dispertan PP Karanganyar. Kegiatan ini menggandeng Bulog Surakarta, sebagai langkah antisipasi lonjakan harga bahan pokok jelang Nataru.

”Beberapa komoditas yang kami jual, di antaranya beras SPHP Rp 56 ribu per bungkus (isi 5 kg), paket minyak goreng dan gula pasir seharga Rp 32 ribu, telur ayam negeri Rp 28 ribu per kg, serta beras gapoktan (gabungan kelompok tani) Rp 13 ribu per kg,” kata dia.

Gerakan pangan murah tersebut juga menyediakan sejumlah komoditas lain. Di antaranya daging ayam, ikan laut, aneka sayur, serta olahan pangan lokal.

”Harga beras saat ini masih stabil di Rp 13 ribu per kg. Petani juga mendapatkan keuntungan. Harga gabah panen kering (GPK) tinggi, di kisaran Rp 6.600-Rp 7.000 per kg. Itu di atas HPP (harga pembelian pemerintah),” ujar Budi. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#natal #karanganyar #Telur #Dispertan PP #beras #kebutuhan pokok #nataru #tahun baru #cabai