RADARSOLO.COM - Untuk memberikan kenyamanan terhadap pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar mendirikan tiga pos pengamanan siaga Hidrometeorologi.
Pos tersebut mengantisipasi dan memantau dampak cuaca ekstrem akibat fenomena hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, atau bencana lain.
Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno menjelaskan, tiga pos pengamanan siaga Hidrometeorologi yang didirikan yakni Pos Lapangan Srandon, Karangpandan; Pos Lapangan Matesih, dan Pos Lapangan Rest Area Tawangmangu.
Pos-pos tersebut tidak hanya berfungsi untuk memantau potensi bencana alam, tetapi juga mendukung pengamanan arus lalu lintas, selama libur Nataru.
"Petugas pos yang rata - rata adalah relawan selain melakukan pemantauan terhadap bencana alam bersama Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub), juga menjaga kelancaran lalu lintas," terang Hendro.
Hendro mengungkapkan, petugas di pos pengamanan siaga Hidrometeorologi mengawasi kondisi cuaca dan lingkungan secara real-time untuk mendeteksi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.
Kemudian mereka nanti juga akan menjadi pusat koordinasi antara berbagai pihak, seperti BPBD, TNI, Polri, dan relawan, untuk penanganan bencana.
"Untuk pos induknya kita siagakan di kantor BPBD, selain memantau potensi bencana, juga membantu kelancaran lalu lintas di wilayah rawan bencana, terutama selama cuaca ekstrem atau di masa liburan saat volume kendaraan meningkat," jelas Hendro.
Dia menjelaskan pos pengamanan akan didirikan selama kurang lebih 10 hari sejak Selasa (24/12/2024) hingga Kamis (2/1/2025) nanti.
Sementara itu, pantauan Radarsolo.com di wilayah Karangpandan baik menuju ke kawasan wisata Ngargoyoso, maupun ke Tawangmangu Rabu (25/12/2024), arus lalu lintas dari arah Karanganyar mulai memadati jalan menuju ke Ngargoyoso dan Tawangmangu.
Beberapa kendaraan pribadi dengan plat nomor luar kota mulai memadati jalanan antara Karangpandan menuju ke Ngargoyoso dan Tawangmangu. (rud/adi)
Editor : Adi Pras