RADARSOLO.COM - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar menjadwalkan vaksinasi serentak hewan ternak pada Februari mendatang.
Hal itu sebagai upaya pencegahan merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Dispertan PP berharap seluruh peternak di Kabupaten Karanganyar tidak takut terhadap pemberian vaksin.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar Yopi Eka Jati Wibowo mengungkapkan, pemberian vaksin hewan ternak di Karanganyar telah dijadwalkan.
"Awal bulan (Februari,Red) depan akan kamo lakukan vaksinasi. Saat ini kami terus sosialisasi kepada peternak agar berpartisipasi dalam program tersebut," ujar Yopie kepada Radarsolo.com, Selasa (14/1/2025).
Yopi menambahkan, sosialisasi gencar dilakukan terhadap peternak. Lantaran dari hasil laporan sejumlah petugas di lapangan, masih banyak peternak yang enggan memberikan vaksin hewan ternaknya.
"Ternak yang terjangkit PMK rata-rata karena tidak mau divaksin, alasanya beragam," ungkap Yopi.
Yopi menyebut, vaksin tersebut dari pemerintah pusa. Berapa jumlah dosis vaksin yang diajukan? Yopi mengaku belum mengetahui
"Total ada sekitar 40.000 vaksin yang nanti akan dibagikan dari pemerintah pusat, kemudian dibagikan ke pemerintah provinsi, dan selanjutnya ke pemerintah kabupaten. Jadi kami juga tidak tahu dapat berapa," jelasnya.
Terkait jumlah kasus PMK di Karanganyar, Yopi menyebut saat ini mulai turun.
"Tadi saya cek langsung ke petugas, mereka mengatakan ada sekitar 200 hewan yang diduga terjangkit PMK sekarang sudah mulai membaik dan dalam kondisi sehat," tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras